DANA Fokus Perkuat Input dan Proses Kelola Data untuk Cegah Bias Algoritma AI

DANA Fokus Perkuat Input dan Proses Kelola Data untuk Cegah Bias Algoritma AI

DANA memperkuat tata kelola data untuk mengoptimalkan AI, mengurangi bias algoritma, dan memastikan keputusan finansial adil bagi semua.

(Bisnis.Com) 17/06/26 11:59 251908

Bisnis,com, JAKARTA — Platform dompet digital, DANA, memperketat tata kelola input serta proses data guna memastikan implementasi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berjalan optimal dan menghasilkan keputusan finansial yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

DANA berupaya keras memitigasi terhadap risiko bias algoritma yang berpotensi merugikan konsumen dalam ekosistem keuangan digital.

VP of Data Platform and Data Science DANA Wulung Anggara Hanandita mengatakan pengendalian algoritma dalam pengembangan teknologi masa kini memegang peranan krusial. Analogi dampak teknologi ini bahkan disetarakan dengan kekuatan besar pada era sebelumnya yang mampu mengarahkan peradaban manusia ke arah positif maupun negatif.

Wulung mencontohkan pernyataan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Paus dari Vatikan mengenai perlunya pengendalian algoritma bias karena dapat menimbulkan bahaya bagi kemanusiaan. Jika pada masa lampau senjata perusak diidentikkan dengan nuklir, saat ini algoritma yang tertanam di dalam kecerdasan buatan memiliki kekuatan serupa dalam memengaruhi arah hidup masyarakat.

“Jadi perlu dipahami bagaimana dampaknya, termasuk pada kredit scoring,” kata Wulung dalam Indonesia Ethical AI Summit, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, ekosistem teknologi memerlukan talenta dan kepemimpinan kuat untuk menempatkan personel yang tepat di waktu yang tepat demi mengeliminasi bias.

Selain kapabilitas sumber daya manusia, perusahaan menerapkan teknik fungsional tertentu untuk mengikis kesalahan keputusan sistem digital. Landasan paling mendasar dari seluruh rangkaian proses ini bertumpu pada tata kelola data (data governance) yang kokoh.

Kecerdasan sistem kecerdasan buatan sangat bergantung pada kualitas informasi yang diterima oleh model tersebut. Jika sebuah entitas perusahaan memasukkan data mentah seperti nama kabupaten atau jenis profesi secara naif tanpa penyelarasan matang ke dalam sistem penilaian kredit (credit scoring), terdapat risiko kelompok masyarakat tertentu akan tersingkir secara otomatis dari pantauan teknologi.

“Bahwasanya output yang baik pasti butuh input dan proses, makanya kami jaga di input dan proses,” kata Wulung.

Di sisi lain, perkembangan teknologi global memunculkan berbagai karakteristik unik dari tiap kawasan. Wulung merujuk pada sebuah ungkapan mengenai dinamika inovasi global di mana Amerika Serikat dikenal dengan kemampuan inovasinya, China unggul dalam melakukan replikasi, sedangkan Eropa memimpin dalam perumusan regulasi.

Dalam menggarap Agentic AI, DANA mengadopsi dan menyatukan ketiga aspek ekosistem global tersebut untuk diterapkan di Indonesia. Para pelaku industri domestik dinilai tidak dapat melahirkan inovasi yang berkelanjutan tanpa memperhatikan ketiga pilar ini secara seimbang.

Perusahaan menyampaikan harapan besar mengenai pengelolaan AI ke depan agar pelaku industri lokal mampu menggabungkan aspek inovasi dan replikasi demi menghasilkan efisiensi ekonomi yang jauh lebih baik.

Kombinasi tersebut dinilai belum cukup tanpa kehadiran payung hukum yang memadai dari regulator. Sektor finansial menjadi salah satu industri yang wajib diatur secara ketat mengingat perputaran modal dan risiko konsumen di dalamnya sangat tinggi.

DANA berharap regulasi yang ideal ke depan harus berada di titik keseimbangan agar tidak menghambat ruang gerak industri. Penerapan aturan yang berlebihan atau over regulation justru dikhawatirkan mematikan gairah inovasi dan potensi replikasi teknologi yang tengah berkembang di tanah air.

#dana #dompet-digital #kecerdasan-buatan #artificial-intelligence #bias-algoritma #ekosistem-keuangan-digital #pengendalian-algoritma #teknologi-masa-kini #kredit-scoring #data-governance #input-dan-pr

https://teknologi.bisnis.com/read/20260617/84/1981299/dana-fokus-perkuat-input-dan-proses-kelola-data-untuk-cegah-bias-algoritma-ai