Esa Medika Bidik Peluang Pertumbuhan Alat Kesehatan
PT Esa Medika Mandiri memperkuat bisnis alat kesehatan dengan produksi lokal, distribusi nasional, dan layanan purnajual untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di Indonesia.
(Bisnis.Com) 16/06/26 06:36 251082
Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan alat kesehatan PT Esa Medika Mandiri terus memperkuat model bisnis terintegrasi melalui pengembangan fasilitas produksi dalam negeri, perluasan jaringan distribusi nasional, serta penyediaan layanan purnajual guna menangkap peluang pertumbuhan industri alat kesehatan di Indonesia.
Direktur Utama Esa Medika Mandiri Florian Chris Widjaja mengatakan kebutuhan pasar alat kesehatan saat ini tidak lagi terbatas pada pengadaan produk, melainkan juga mencakup dukungan layanan yang menjamin keberlangsungan operasional fasilitas kesehatan.
Menurutnya, rumah sakit dan institusi kesehatan membutuhkan mitra jangka panjang yang mampu menyediakan layanan instalasi, pelatihan, pemeliharaan, hingga dukungan teknis secara berkelanjutan.
“Di tengah perkembangan kebutuhan alat kesehatan, Esa Medika Mandiri menghadirkan alat kesehatan yang andal, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Florian dalam keterangan resminya, Selasa (16/6/2026)
Perseroan yang telah beroperasi lebih dari 25 tahun di bidang distribusi alat kesehatan itu memiliki portofolio produk yang berfokus pada peralatan medis untuk layanan kritikal. Produk yang dipasarkan antara lain untuk kebutuhan ruang operasi, intensive care unit (ICU), instalasi gawat darurat (IGD), serta berbagai perangkat penunjang layanan rumah sakit.
Untuk mendukung operasional bisnis, Esa Medika Mandiri mengandalkan jaringan distribusi yang mencakup kantor pusat, fasilitas produksi, kantor perwakilan di sejumlah kota besar, serta tenaga pemasaran yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Di sisi manufaktur, perseroan mengembangkan fasilitas produksi yang beroperasi sesuai standar Cara Produksi Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB). Selain itu, sistem distribusi dijalankan berdasarkan standar Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB) guna menjaga kualitas, keamanan, dan keandalan produk.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan penggunaan alat kesehatan dalam negeri serta penguatan kapasitas produksi nasional.
Florian Chris Widjaja juga melihat peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai salah satu faktor yang berpotensi mempercepat pertumbuhan industri alat kesehatan nasional.
Kebijakan substitusi impor dan dorongan penggunaan produk lokal dalam pengadaan institusional dinilai membuka peluang bagi perusahaan yang memiliki kesiapan manufaktur, kepatuhan regulasi, dan jaringan distribusi yang kuat.
Seiring dengan tren tersebut, Esa Medika Mandiri berupaya memperkuat posisinya sebagai mitra strategis bagi rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, institusi pendidikan kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan.
Perseroan mengedepankan pendekatan berbasis solusi yang mengintegrasikan penyediaan alat kesehatan, dukungan fasilitas layanan, distribusi, hingga layanan purnajual guna membantu pelanggan menjaga kesinambungan layanan medis.
Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan di Indonesia yang terus berkembang.
#alat-kesehatan #esa-medika #distribusi-alat-kesehatan #produksi-alat-kesehatan #layanan-purnajual #fasilitas-kesehatan #rumah-sakit #peralatan-medis #ruang-operasi #intensive-care-unit #instalasi-gawa