Laba Bersih Kuartal III/2025 Bank Maspion (BMAS) Susut 42,46%
Laba bersih Bank Maspion turun 42,46% YoY pada kuartal III/2025 menjadi Rp31,91 miliar. Pendapatan bunga naik, tetapi beban operasional & NPL juga meningkat.
(Bisnis.Com) 02/11/25 16:30 24547
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,91 miliar hingga September 2025.
Realisasi itu menyusut 42,46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY) sebesar Rp55,47 miliar.
Dalam laporan triwulanan yang dipublikasikan, Bank Maspion mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp1,24 triliun pada kuartal III/2025, tumbuh 2,57% YoY dari kuartal III/2024 yang mencapai Rp1,11 triliun. Pada saat yang sama, beban bunga meningkat 7,97% YoY, dari Rp564,70 miliar menjadi Rp609,69 miliar pada kuartal III/2025.
Dengan realisasi tersebut, pendapatan bunga bersih ataunet interest income(NII) Bank Maspion pada kuartal III/2025 mencapai Rp532,95 miliar, turun 2,98% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp549,34 miliar.
Beban operasional lainnya meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu. Hingga September 2025, BMAS mencatatkan peningkatan beban operasional lainnya sebesar 4,10% YoY menjadi Rp500,24 miliar, dari kuartal III/2024 sebesar Rp480,55 miliar.
Salah satu komponen beban operasional nonbunga yang membengkak yaitu beban promosi, naik 108,17% YoY menjadi Rp23,81 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp11,43 miliar. Beban tenaga kerja juga tercatat mencapai Rp232,31 miliar, meningkat 14,28% YoY dari sebelumnya Rp203,29 miliar.
Kemudian, kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) BMAS tercatat menyusut 17,34% YoY, dari Rp111,11 miliar menjadi Rp91,84 miliar pada kuartal III/2025.
Dengan demikian, laba operasional Bank Maspion mencapai Rp32,70 miliar, turun signifikan 52,45% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp68,79 miliar.
Sementara itu, laba nonoperasional anjlok 84,55% YoY, dari kuartal III/2024 sebesar Rp5,79 miliar menjadi Rp895 juta hingga September 2025.
Laba tahun berjalan sebelum pajak mencapai Rp33,60 miliar hingga September 2025. Capaian itu turun 54,94% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp74,58 miliar.
Kinerja Intermediasi Bank Maspion (BMAS)
Dari sisi intermediasi, Bank Maspion membukukan pertumbuhan kredit sebesar Rp14,59 triliun, turun 9,10% YoY dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada kuartal III/2024, BMAS menyalurkan kredit sebesar Rp16,05 triliun.
Pada saat yang sama, BMAS menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp13,17 triliun pada kuartal III/2025. Realisasi itu tumbuh tipis 0,52% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp13,10 triliun.
Simpanan giro tercatat menurun, sedangkan deposito dan tabungan mengalami pertumbuhan pada kuartal III/2025. Bank Maspion membukukan simpanan giro sebesar Rp1,76 triliun hingga September 2025, turun 10,10% YoY dari kuartal III/2024 sebesar Rp1,95 triliun.
Simpanan deposito tumbuh 1,77% YoY dari Rp10,15 triliun menjadi Rp10,33 triliun dan tabungan meningkat 8,76% YoY dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp991,75 miliar menjadi Rp1,07 triliun pada kuartal III/2025.
Melihat indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar 42,36% menjadi 46,44%. Untuk kualitas kredit, NPL gross tercatat naik dari 2,80% menjadi 3,79%, dan NPL net naik dari 1,45% menjadi 2,98% pada kuartal III/2025.
Adapun, pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) BMAS meningkat menjadi 3,81% dari kuartal III/2024 sebesar 3,46%, sedangkan biaya operasional terhadap pendapatan operasional menyusut dari 97,30% menjadi 94,07%.
#bank-maspion #laba-bersih #kuartal-iii-2025 #bmas #pendapatan-bunga #beban-bunga #net-interest-income #beban-operasional #beban-promosi #kerugian-penurunan-nilai #laba-operasional #laba-nonoperasional