Transformasi Digital REAL Jadi Siasat Atasi Pasar Properti Stagnan
PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) meningkatkan laba bersih 43,2% melalui transformasi digital di sektor properti, meski pasar stagnan.
(Bisnis.Com) 02/11/25 11:38 24509
Bisnis.com, JAKARTA — Transformasi bisnis PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) ke sektor properti digital dan peningkatan laba bersih dinilai bisa memicu rerating valuasi di tengah kondisi pasar properti yang masih stagnan.
Berdasarkan laporan keuangan, REAL mampu meraup laba bersih sebesar Rp397,99 juta, melonjak 43,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Equity Research Analyst Ajaib Sekuritas, Rizal Rafly mengatakan REAL telah menata ulang portofolio bisnis ke arah segmen yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. Manajemen REAL juga menjaga arus kas dengan melakukan penyesuaian terhadap struktur biaya dan selektif dalam pengelolaan proyek.
"Kondisi tersebut membuat perusahaan mampu mempertahankan margin keuntungan meski sektor properti nasional masih menghadapi tantangan suku bunga tinggi dan permintaan yang belum sepenuhnya pulih," kata Rafly dalam keterangannya, Minggu (2/11/2025).
Menurutnya, langkah REAL untuk mengembangkan kawasan properti digital dan infrastruktur pendukung data center sudah tepat waktu. Transformasi ini tidak hanya memperluas sumber pendapatan, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan di tengah perubahan lanskap industri.
Dia menyebut permintaan terhadap properti digital dan ruang data diperkirakan akan tumbuh pesat seiring akselerasi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari e-commerce hingga artificial intelligence.
Kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang kembali diperpanjang juga menjadi sentimen positif bagi sektor properti.
"Kombinasi antara stimulus fiskal dan arah transformasi bisnis yang jelas menjadikan REAL salah satu emiten properti dengan potensi rerating valuasi," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa peningkatan laba bersih yang konsisten akan memperkuat kepercayaan investor, terutama di tengah meningkatnya minat asing terhadap proyek infrastruktur digital Indonesia.
Dari sisi teknikal, lanjutnya, selama harga tidak turun di bawah support kuat di Rp72, tren jangka pendeknya masih berpotensi positif. Jika breakout di atas Rp80 berhasil dikonfirmasi, target kenaikan berikutnya berada di area Rp100–120.
Dengan proyeksi pertumbuhan industri data center yang mencapai dua digit per tahun hingga 2030, sektor properti digital diyakini akan menjadi segmen baru yang menjanjikan di pasar modal Indonesia.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#repower-asia-indonesia #transformasi-digital #pasar-properti-stagnan #laba-bersih-real #properti-digital #data-center-indonesia #pertumbuhan-jangka-panjang #sektor-properti #valuasi-rerating #infrastr