Proyeksi Adjusted EBITDA Gojek Tokopedia (GOTO) usai Rilis Kinerja Kuartal III/2025

Proyeksi Adjusted EBITDA Gojek Tokopedia (GOTO) usai Rilis Kinerja Kuartal III/2025

GOTO menaikkan proyeksi EBITDA 2025 menjadi Rp1,8-1,9 triliun usai merilis kinerja kuarta III/2025. Lantas, bagaiman proyeksi para analis?

(Bisnis.Com) 02/11/25 13:40 24391

Bisnis.com, JAKARTA — PT GoTo Gojek TokopediaTbk. (GOTO) menaikkan panduan untukadjustedEBITDA 2025 usai melaporkan hasil kinerja keuangan per kuartal III/2025, Rabu (29/10/2025).

Perseroan menaikkan pedomanadjustedatauEBITDA(earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization) yang disesuaikan pada 2025 dari Rp1,4 triliun–Rp1,6 triliun menjadi Rp1,8 triliun–Rp1,9 triliun.

Lantas, bagaimana proyeksi para analis dan sekuritas soal prospek pencapaianadjustedEBITDA GOTO untuk sepanjang tahun ini?

Ciptadana Sekuritas Asia misalnya memperkirakan GOTO akan mampu membukukan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp1,59 triliun.

Christopher Rusli, analis Ciptadana Sekuritas Asia, menjelaskan bahwa revisi kenaikanadjustedEBITDA menunjukkan keyakinan kuat manajemen GOTO terhadap kinerja perseroan. Apalagi, jelasnya, revisi itu menyiratkan peningkatan sekitar 28,5% pada batas bawah panduan.

“[Revisi ini] menunjukkan bahwa hasil kuartal IV/2025 dapat melampaui pasar dan proyeksibullishkami yang sudah ada,” jelas Christopher dalam riset Ciptadana Sekuritas Asia, Jumat (31/10/2025).

Sebagai catatan,adjustedEBITDA merupakan indikator keuangan yang bukan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Indikator ini mengesampingkan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi.

GOTO pertama kali membukukan EBITDA disesuaikan positif pada 2024 yakni sebesar Rp327 miliar. Angka itu menunjukkan perbaikan signifikan dari rugi Rp3,7 triliun pada 2023.

Kondisi itu berlanjut sepanjang tahun ini. Pada kuartal III/2025,adjustedEBITDA grup GOTO melesat 239% menjadi Rp516 miliar dari kuartal sebelumnya.

Alhasil, untuk periode sembilan bulan, realisasinya tercatat positif sebesar Rp1,34 triliun dari sebelumnya negatifadjustedEBITDA pada Januari–September 2024 yakni sebesar minus Rp79 miliar.

Selain Ciptadana Sekuritas Asia, Indo Premier Sekuritas menyematkan proyeksi yang lebih tinggi untukadjustedEBITDA perseroan sepanjang 2025 yang sebesar Rp1,86 triliun.

Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan, analis Indo Premier Sekuritas, menjelaskan bahwa pihaknya optimistis terhadap prospek kinerja GOTO pada kuartal IV/2025 sehingga perseroan akan mampu melanjutkan pertumbuhanadjustedEBITDA.

“Rekomendasi beli kami [untuk saham GOTO] didukung oleh peningkatan berkelanjutan dalamadjustedEBITDA seiring dengan pertumbuhan GTV [gross transaction value/nilai transaksi bruto] yang lebih baik mulai kuartal IV/2025,” jelas para analis Indo Premier Sekuritas dalam riset, Rabu (29/10/2025).

Sebagai catatan, pada kuartal III/2025,GOTOuntuk pertama kalinya mencatatkan laba sebelum pajak yang disesuaikan yakni sebesar Rp62 miliar. Hal itu pun menjadi dasar perseroan meningkatkan panduanadjustedEBITDA.

------------------------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#goto #gojek-tokopedia #adjusted-ebitda #ebitda-2025 #kinerja-kuartal-iii-2025 #proyeksi-ebitda-goto #ciptadana-sekuritas #indo-premier-sekuritas #laba-sebelum-pajak #pertumbuhan-ebitda #nilai-transaks

https://market.bisnis.com/read/20251102/192/1925353/proyeksi-adjusted-ebitda-gojek-tokopedia-goto-usai-rilis-kinerja-kuartal-iii2025