BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami usai Gempa M 7,7 Sangihe

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami usai Gempa M 7,7 Sangihe

BMKG keluarkan peringatan tsunami usai gempa M7,7 di Filipina; wilayah Indonesia berpotensi terdampak. Masyarakat diminta waspada dan menjauhi pantai.

(Bisnis.Com) 08/06/26 08:02 242996

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026).

Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan episenter berada pada koordinat 6,59 Lintang Utara dan 126,91 Bujur Timur atau sekitar 333 kilometer timur laut Melonguane, Sulawesi Utara. Gempa terjadi pada kedalaman 64 kilometer.

Wilayah berstatus Siaga meliputi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Manado, Minahasa Utara bagian utara, Minahasa bagian utara, Kepulauan Minahasa, Minahasa Selatan bagian utara, Kota Bitung, Bolaang Mongondow bagian utara, Gorontalo bagian utara, Kabupaten Buol, Kabupaten Tolitoli, Minahasa Utara bagian selatan, Minahasa bagian selatan, Donggala bagian utara, Kota Ternate, serta Kota Palu bagian barat.

Sementara itu, wilayah yang berstatus Waspada antara lain Halmahera, Halmahera Utara, Minahasa Selatan bagian selatan, Kutai Timur, Berau, Bolaang Mongondow bagian selatan, Kota Tidore, Bone Bolango, Bulungan, Donggala bagian barat, Nunukan, Kota Bontang, dan Kota Tarakan.

BMKG menjelaskan status Siaga mengharuskan pemerintah daerah segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Adapun wilayah berstatus Waspada diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjauhi kawasan pantai dan tepian sungai hingga ada informasi lebih lanjut dari otoritas.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir yang masuk dalam cakupan peringatan dini agar tetap tenang dan menjauhi area pantai hingga ada informasi lebih lanjut dari otoritas.

Guncangan berkekuatan magnitudo 8,2 terjadi di wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) waktu setempat dan memicu peringatan tsunami di sejumlah kawasan sekitar Samudra Pasifik.

Peristiwa tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer. Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) menyatakan pusat guncangan berada di wilayah Mindanao dan sempat memicu peringatan ancaman tsunami dari US Tsunami Warning System.

Aktivitas seismik itu terjadi di kawasan Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), jalur tektonik yang dikenal memiliki tingkat aktivitas geologi tinggi dan kerap memicu gempa bumi besar serta tsunami di kawasan Asia Pasifik.

BMKG mengimbau masyarakat untuk hanya mengakses informasi resmi dari BMKG maupun otoritas terkait serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai potensi tsunami maupun dampak bencana tersebut.

#bmkg #peringatan-tsunami #gempa-filipina #gempa-m7-7 #kepulauan-talaud #sulawesi-utara #gorontalo-tsunami #halmahera-utara #manokwari-tsunami #raja-ampat #biak-numfor #supiori-tsunami #sorong-utara #p

https://kabar24.bisnis.com/read/20260608/15/1979145/bmkg-keluarkan-peringatan-tsunami-usai-gempa-m-77-sangihe