Indonesia kantongi dukungan Australia untuk aksesi ke OECD

Indonesia kantongi dukungan Australia untuk aksesi ke OECD

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pihaknya telah mengantongi dukungan dari Australia dalam proses aksesi ke Organisasi ...

(Antara) 04/06/26 16:19 240072

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pihaknya telah mengantongi dukungan dari Australia dalam proses aksesi ke Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), serta keanggotaan dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

Dukungan tersebut disampaikan Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia Don Farrell dalam pertemuan bilateral dengan Airlangga di sela Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD 2026.

“Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan formal di sela acara PTM OECD 2026, namun memperkuat komitmen kedua negara untuk terus berkolaborasi dalam merespons dinamika global,” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dan kolaborasi strategis untuk menghadapi berbagai tantangan global yang berkembang.

Australia menilai keanggotaan Indonesia di OECD dan CPTPP akan memperkuat posisi ekonomi Indonesia di tingkat global sekaligus mendukung integrasi ekonomi kawasan.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak juga menyinggung isu yang sempat muncul terkait posisi Meksiko dalam proses aksesi Indonesia. Namun, persoalan itu disebut sudah diselesaikan melalui jalur diplomasi sehingga tidak lagi menjadi hambatan.

Selain dukungan terhadap aksesi OECD, Indonesia dan Australia juga membahas sejumlah agenda kerja sama ekonomi strategis.

Di sektor mineral kritis, kedua negara sepakat menyinergikan keunggulan masing-masing, yakni cadangan nikel Indonesia dan pasokan serta keahlian Australia di bidang lithium.

“Sebagai langkah konkret, Australia akan segera memberikan prospektus proyek-proyek lithium siap garap (shovel-ready) agar dapat diakses oleh investor,” ujarnya.

Pada sektor energi, Indonesia mengusulkan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak strategis di kawasan ekonomi khusus dekat Selat Malaka.

Proyek tersebut ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi kawasan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari Timur Tengah.

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Australia melalui program Prospera Phase Two yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat stabilitas keuangan, ketahanan makroekonomi, serta peningkatan produktivitas nasional.

Di bidang perdagangan, kedua negara sepakat membenahi rantai pasok biji-bijian dan mempercepat proses perizinan impor produk pertanian yang sempat mengalami kendala.

“Selain itu, proses sertifikasi halal bagi produk Australia dipastikan berjalan lancar berkat adanya mekanisme Mutual Recognition Arrangement (MRA),” jelas Menko.

Pertemuan tersebut turut membahas sejumlah tantangan global, termasuk dampak kebijakan perdagangan AS dan perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang mempengaruhi konektivitas penerbangan internasional.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#airlangga #oecd #australia

https://www.antaranews.com/berita/5594043/indonesia-kantongi-dukungan-australia-untuk-aksesi-ke-oecd