Telkomsel Sumbang Rp36,9 Triliun untuk PNBP Spektrum Cs, Setara 33% Pendapatan 2025
Telkomsel menyumbang Rp36,9 triliun ke PNBP, setara 33% pendapatan 2025, dan menciptakan 685.000 lapangan kerja, memperkuat peran dalam digitalisasi Indonesia.
(Bisnis.Com) 28/05/26 10:42 233866
Bisnis.com, JAKART — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) memberikan kontribusi sosio-ekonomi melalui setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga penciptaan lapangan kerja skala besar.
Berdasarkan kajian sosio-ekonomi independen yang dilakukan oleh PT LAPI ITB periode 2024–2025, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) ini menyumbang Rp36,972 triliun kepada kas negara.
Adapun nilai tersebut setara dengan 33,76% dari total pendapatan Telkomsel pada 2025 yang sebesar Rp109,3 triliun.
Kontribusi finansial berukuran jumbo tersebut mengalir melalui berbagai instrumen fiskal wajib, mulai dari PNBP spektrum frekuensi radio, Biaya Hak Penggunaan (BHP) Universal Service Obligation (USO), BHP Jasa Telekomunikasi (Jastel), pembayaran komponen pajak, hingga pembagian dividen korporasi.
Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengatakan ekosistem Telkomsel juga diperkirakan berkontribusi pada penciptaan lebih dari 685.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung.
“Semua pencapaian ini tidak terlepas dari kepercayaan pelanggan dan dukungan ekosistem yang terus tumbuh bersama Telkomsel,” kata Nugroho dikutip Kamis (28/5/2026).
Telkomsel juga terus memperluas jangkauan layanan hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui berbagai inisiatif konektivitas sebagai bagian dari komitmen pemerataan akses digital.
Pencapaian tersebut bertepatan dengan usia Telkomsel yang ke-31. Nugroho menyampaikan rasa syukur mendalam atas loyalitas pelanggan yang menjadi motor penggerak pertumbuhan perusahaan hingga mampu mempertahankan posisi pemimpin pasar industri telekomunikasi digital di Indonesia.
Menurutnya, seluruh pencapaian finansial dan operasional ini merupakan hasil kontribusi, dedikasi, serta kolaborasi erat bersama berbagai mitra strategis dan ekosistem pendukung yang terus tumbuh bersama perseroan selama 31 tahun terakhir.
Pada momentum perayaan hari jadi ke-31 ini, manajemen berkomitmen memperkuat peran dalam mendukung kemajuan Indonesia melalui inovasi teknologi yang berkelanjutan.
Di era transformasi digital dan implementasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pendekatan pelayanan yang berpusat pada kebutuhan pelanggan dengan empati menjadi kunci utama untuk menghadirkan kemudahan serta rasa aman dalam aktivitas keseharian masyarakat. Perusahaan juga mengintegrasikan layanan IndiHome B2C dan memodernisasi saluran digital lewat MyTelkomsel Super App.
Guna mendukung keandalan operasional tersebut, infrastruktur teknologi digital terus diperkuat secara agresif. Saat ini, jaringan Hyper 5G besutan perusahaan telah menjangkau lebih dari 107 kota dan kabupaten di Indonesia dengan sokongan lebih dari 6.380 base transceiver station (BTS) 5G.
Penguatan infrastruktur mutakhir ini dibarengi pula dengan komitmen terhadap aspek keberlanjutan lingkungan melalui pengoperasian lebih dari 360 BTS Green yang memanfaatkan pasokan energi terbarukan ramah lingkungan.
Melalui integrasi layanan broadband, penguatan konektivitas inklusif, hingga pelaksanaan program inkubasi startup digital NextDev, korporasi secara konsisten mematangkan posisinya sebagai lokomotif utama digitalisasi nasional. Hubungan harmonis antara kepercayaan pelanggan dan dukungan ekosistem hulu-hilir menjadi fondasi utama bagi perseroan dalam mengarungi dinamika industri telekomunikasi yang kian kompetitif.
#telkomsel #pnbp-spektrum #kontribusi-telkomsel #pendapatan-telkomsel-2025 #telkomsel-5g #telkomsel-lapangan-kerja #telkomsel-ekosistem #telkomsel-pelanggan #telkomsel-digitalisasi #telkomsel-inovasi-t