Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 26 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 26 Mei 2026

Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.744 per dolar AS pada 26 Mei 2026, dipengaruhi defisit fiskal dan kebijakan ekspor, meski harga minyak turun.

(Bisnis.Com) 26/05/26 07:33 232082

Live Timeline

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah diperkirakan kembali melemah di rentang Rp17.740 sampai Rp17.800 per dolar AS pada hari ini, Selasa (26/5/2026).

Berdasarkan data TradingView, rupiah ditutup melemah 0,15% atau 27 poin ke level Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan Senin (25/5/2026). Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) juga melemah 0,22% ke 99,02.

Tren pelemahan rupiah yang terjadi saat indeks dolar melandai disebabkan oleh sentimen negatif yang datang dari sisi domestik. Pasalnya, di saat yang sama harga minyak Brent sekarang telah melandai di level US$85,65 per barel sejalan dengan optimisme kesepakatan damai yang dijalin Amerika Serikat dengan Iran.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai defisit anggaran fiskal Indonesia menjadi momok bagi pasar keuangan dan menjadi sentimen negatif yang menekan nilai tukar di hadapan greenback.

"Walau harga minyak dunia turun, rupanya belum bisa menjadi sentimen positif yang mengangkat rupiah. Kita lihat mata uang negara tetangga semuanya menghijau, tetapi Indonesia memerah," kata Ibrahim, Senin (25/5/2026).

Adapun, hari ini nilai tukar mata uang negara tetangga seperti dolar Singapura, peso Filipina, won Korea Selatan, hingga ringgit Malaysia kompak ditutup menguat terhadap dolar AS.

Selain kekhawatiran defisit fiskal, sentimen negatif juga datang dari wacana kebijakan ekspor komoditas satu pintu yang diumumkan Presiden Prabowo pada 20 Mei 2026. Ibrahim menilai kebijakan ini membuat pemeringkat internasional akan menurunkan rating utang pemerintah Indonesia.

"Kebijakan-kebijakan yang kurang pro terhadap pasar ini yang membuat kemungkinan besar rupiah masih akan terus melemah, dan pelemahan ini akan berlanjut besok antara 50-60 poin pelemahan," tegasnya.

Sentimen negatif dari dalam negeri saat ini justru terjadi ketika kondisi eksternal mulai mereda. Ibrahim mengatakan bahwa pasar global sekarang mulai menunjukkan optimisme atas kesepakatan damai Amerika Serikat dengan Iran, walaupun masih ada bayang-bayang gagalnya upaya damai ini karena menyangkut beberapa isu penting.

"Kita harus ingat, apakah nota kesepahaman perdamaian ini dapat ditandatangani atau tidak. Yang lebih penting itu soal isu uranium, lalu soal dana yang dibekukan dari tahun 70-an. Saya beranggapan perdamaian ini akan gagal total," tandasnya.

#nilai-tukar-rupiah #rupiah-melemah #dolar-as #indeks-dolar #harga-minyak-brent #defisit-anggaran-indonesia #sentimen-negatif-rupiah #kebijakan-ekspor-komoditas #rating-utang-indonesia #pasar-keuangan

https://market.bisnis.com/read/20260526/93/1976457/nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar-as-hari-ini-selasa-26-mei-2026