Sistem Kelistrikan di Riau dan Kepri Pulih Total Pasca Blackout di Sumatra

Sistem Kelistrikan di Riau dan Kepri Pulih Total Pasca Blackout di Sumatra

Sistem kelistrikan di Riau dan Kepri pulih total pasca blackout Sumatra akibat gangguan transmisi 275 kV. PLN apresiasi dukungan stakeholder dan masyarakat.

(Bisnis.Com) 25/05/26 08:42 230956

Bisnis.com, PEKANBARU - Sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Riau dilaporkan telah pulih sepenuhnya pascagangguan transmisi 275 kV yang terjadi di jaringan interkoneksi Sumatera pada Jumat (22/5) malam. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau memastikan seluruh sistem kelistrikan kembali normal pada Minggu (24/5).

“Sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Riau saat ini telah berhasil dipulihkan seluruhnya pascagangguan yang terjadi pada sistem transmisi Sumatera,” ucap Manager Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, Minggu (24/5).

PLN UID Riau dan Kepulauan Riau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan para pemangku kepentingan serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

PLN UID Riau dan Kepulauan Riau mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh stakeholder serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ucap I Komang.

Gangguan pada sistem transmisi listrik Sumatra sebelumnya menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah di Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). PLN menyebut, gangguan terjadi pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai sekitar pukul 18.30 WIB, (22/5).

Pada pukul 18.44 WIB, sistem kelistrikan Sumatra Bagian Utara dan Sumatra Bagian Tengah dilaporkan terpisah (system separation), yang mengakibatkan padam total di sejumlah wilayah meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, dan Riau.

Hingga Sabtu (23/5) pukul 07.45 WIB, PLN menyatakan proses penormalan sistem terus berlangsung. Dari total 227 penyulang terdampak, sebanyak 184 penyulang berhasil dipulihkan secara bertahap.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan indikasi awal berasal dari gangguan transmisi 275 kV di ruas Muara Bungo-Sungai Rumbai, Jambi, yang memicu padam listrik total yang meluas hingga Sumatra Utara dan Aceh. Gangguan itu terjadi pada pukul 18.44 WIB.

“Ini sebagai indikasi awal, ada ruas transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi, yang indikasi awalnya karena gangguan cuaca,” katanya dalam konferensi pers, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Darmawan, terputusnya sistem transmisi memicu guncangan terhadap pembangkit listrik di berbagai wilayah Sumatra. Sejumlah daerah pun mengalami kelebihan pasokan listrik akibat beban hilang mendadak sehingga frekuensi dan tegangan meningkat.

Di sisi lain, sejumlah wilayah justru mengalami defisit daya karena pasokan pembangkit berkurang. Frekuensi dan tegangan turun sehingga pembangkit lain ikut terlepas dari sistem.

“Ini ternyata berlaku domino, sehingga terjadi gangguan sistem ketenagalistrikan dari Jambi, Riau, Sumatra Utara sampai ke Aceh,” jelasnya.

Usai terjadinya gangguan, pihaknya langsung melaporkan kondisi tersebut kepada Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.

PLN juga mengerahkan seluruh tim untuk memulihkan sistem kelistrikan, mulai dari asesmen gardu induk dan transmisi hingga menghidupkan kembali pembangkit yang padam akibat efek domino.

#riau-kelistrikan #kepri-kelistrikan #sumatra-blackout #pln-riau #pln-kepri #transmisi-275-kv #pemulihan-listrik-riau #pemulihan-listrik-kepri #gangguan-listrik-sumatra #listrik-padam-sumatra #sistem-k

https://sumatra.bisnis.com/read/20260525/533/1976194/sistem-kelistrikan-di-riau-dan-kepri-pulih-total-pasca-blackout-di-sumatra