Maju di Mubes, La Ode Safiul Akbar Siap Pimpin Kosgoro 1957
Jelang Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957, nama La Ode Safiul Akbar masuk dalam daftar kandidat calon ketua umum yang akan memimpin periode 2026-2031. Jelang... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 23/05/26 15:04 230004
JAKARTA - Jelang Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957, nama La Ode Safiul Akbar masuk dalam daftar kandidat ketua umum periode 2026-2031. Baginya, kursi pimpinan bukanlah sekadar simbol status, melainkan garda terdepan membumikan ideologi kekaryaan organisasi yang lahir pada 10 November 1957 ini.Pria berdarah Muna, Sulawesi Tenggara, ini memulai kariernya dari nol. Selepas pendidikan dasar di kampung halaman, La Ode memilih merantau ke Pulau Jawa, mengasah karakter di Pondok Pesantren Gontor, hingga akhirnya meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Ateneo de Manila University, Filipina.
Perjalanan intelektual dan spiritualnya menjadi bekal utama dalam memandang sebuah organisasi sebagai ekosistem yang harus diberdayakan, bukan sekadar struktur yang dikuasai.
Kiprah La Ode dalam struktur organisasi yang berafiliasi dengan Partai Golkar ini memiliki akar pengabdian yang cukup kuat. Sebelum memantapkan diri sebagai pengusaha dan politisi, La Ode aktif di berbagai organisasi kepemudaan yang menjadi tulang punggung kaderisasi Kosgoro 1957.
Di antaranya, Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957, sebagai salah satu ketua yang saat itu dipimpin oleh Airlangga Hartarto, kemudian Ketua OKK DPP KNPI dan Ketua Kaderisasi DPP AMPI.
Pengalaman inilah yang membuat La Ode paham bagaimana memenangkan pertarungan di era digital. La Ode menilai, Kosgoro 1957 harus meremajakan barisannya tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong.
“Saya telah memasang target besar: membawa Kosgoro 1957 kembali ke akar tujuannya sebagai organisasi serbaguna yang mensejahterakan, tanpa kehilangan ketajaman politiknya sebagai salah satu pilar pendiri Partai Golkar. Kosgoro 1957 bersiap memasuki babak baru,” tandas Laode, Sabtu (23/5/2026).
Selain itu, posisinya sebagai Ketua DPP Partai Golkar bidang Ketenagakerjaan dan Profesi juga membuatnya memiliki pemahaman lintas sektoral. Tidak hanya itu, Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), sebuah posisi yang membuktikan kapasitasnya dalam mengelola organisasi besar dengan anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dalam berbagai kesempatan, La Ode Safiul Akbar menyatakan periode kepemimpinan 2026-2031 akan menjadi era transformasi bagi Kosgoro 1957. Visi utamanya adalah menjadikan organisasi ini sebagai hub antara pemerintah, pengusaha, dan rakyat kecil.
Mengingat Kosgoro 1957 lahir dari gerakan koperasi, La Ode Safiul Akbar berencana menghidupkan kembali roh ekonomi tersebut melalui digitalisasi. La Ode ingin membangun ekosistem koperasi modern yang tidak hanya mengandalkan simpan-pinjam, tetapi juga inkubator bisnis bagi kader muda.
"Kader Kosgoro 1957 harus menjadi problem solver bagi masyarakat, bukan sekadar mesin politik saat pemilu," ujarnya La Ode Sabtu (23/5/2026).
Kesiapannya maju sebagai ketua umum bukanlah isapan jempol belaka. Dengan filosofi hidup "Man Jadda Wa Jadda" yakni Siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil, La Ode menegaskan dirinya siap membawa beban amanah besar.
La Ode percaya pengalamannya meruntuhkah batas antara daerah dan pusat. Pengalaman internasionalnya, serta rekam jejaknya dalam konsolidasi partai, adalah modal untuk merangkul seluruh elemen Kosgoro 1957 dari Sabang sampai Merauke.
Dengan target periode 2026-2031, La Ode ingin melihat Kosgoro 1957 tidak hanya sebagai mitra strategis pemerintah, tetapi juga sebagai lokomotif kemandirian ekonomi di daerah-daerah. Momentum Mubes nanti menjadi ajang pembuktian apakah kader Milenial dan senior akan bersatu di bawah komando Petarung dari Tenggara.
(shf)
#politikus-golkar #kosgoro-1957 #mubes-kosgoro-1957 #golkar #organisasi-kepemudaan