Unit Usaha Syariah AIA Financial Raup Laba Rp66,11 Miliar pada 2025, Tumbuh 51,07%
Unit Usaha Syariah AIA Financial mencatat laba Rp66,11 miliar pada 2025, tumbuh 51,07% YoY, dengan total aset Rp1,53 triliun dan beban usaha turun 31,8%.
(Bisnis.Com) 22/05/26 17:03 229223
Bisnis.com, JAKARTA — Unit Usaha Syariah (UUS) PT AIA Financial mencatat laba setelah pajak sebesar Rp66,11 miliar, tumbuh 51,07% (year on year/YoY) pada 2025.
Berdasarkan laporan keuangan yang terbit di Harian Bisnis Indonesia pada Jumat (22/5/2026), pendapatan ujrah pengelolaan dana tabarru’ dan dana tanahud sebesar Rp38,30 miliar, pendapatan ujrah pengelolaan investasi dana peserta sebesar Rp3,63 miliar, dan pendapatan investasi senilai Rp53,90 miliar.
Adapun, beban usaha UUS AIA Financial sepanjang 2025 sebesar Rp24,24 miliar. Angka tersebut menurun 31,8% YoY dari sebelumnya Rp35,57 miliar.
Menilik laporan posisi keuangan asuransi syariah, total aset per 2025 tercatat sebesar Rp1,53 triliun, naik 2% YoY dari Rp1,50 triliun. Aset terbesar adalah investasi pada surat berharga sebesar Rp1,38 triliun. Selanjutnya, kas dan setara kas sebesar Rp104,85 miliar dan diikuti dengan aset lain mencapai Rp31,08 miliar.
Dari liabilitas, yang terbanyak ada pada ujrah diterima di muka mencapai Rp20,72 miliar, penyisihan manfaat polis masa depan sebesar Rp20,13 miliar, dan utang lain sebesar Rp16,35 miliar.
Sementara itu, dana investasi sebesar Rp487,06 miliar, turun 10,6% YoY dari Rp545,27 miliar. Kemudian, dana tabarru’ sebesar Rp152,88 miliar, naik 12,6% YoY dari Rp135,69 miliar. Kemudian, dana tanahud minus Rp4,63 miliar. Dengan demikian, total liabilitas, dana peserta, dan ekuitas sebesar Rp1,53 triliun.
Adapun, rasio tingkat solvabilitas dana tabarru’ dan dana tanahud, dan dana perusahaan pada 2025 sebesar 4957%. Pada 2024 rasionya sebesar 20758%.
#unit-usaha-syariah #aia-financial #laba-2025 #pertumbuhan-laba #pendapatan-ujrah #dana-tabarru #dana-tanahud #beban-usaha #total-aset #investasi-surat-berharga #kas-dan-setara-kas #liabilitas-asuransi