10.900 Ton Beras Digelontorkan, Bulog Cirebon Redam Tekanan Harga Pangan

10.900 Ton Beras Digelontorkan, Bulog Cirebon Redam Tekanan Harga Pangan

Bulog Cirebon menyalurkan 10.900 ton beras SPHP di Cimajakuning untuk menstabilkan harga pangan dan mengatasi inflasi, dengan dukungan TNI, Polri, dan BUMN.

(Bisnis.Com) 19/05/26 11:22 224694

Bisnis.com, CIREBON-Perum BulogKantor Cabang Cirebon memasifkan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Cirebon, Majalengka, dan Kuningan (Cimajakuning) untuk menjaga keterjangkauan harga pangan di tengah tekanan inflasi daerah.

Sejak 1 Maret hingga 12 Mei 2026, total 10.900 ton beras SPHP telah disalurkan melalui berbagai kanal distribusi.

Kepala Cabang Bulog Cirebon, Imam Mahdi, mengatakan penyaluran difokuskan pada jalur yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, termasuk melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri di sejumlah titik.

"SPHP kami itu sudah tersalurkan sebanyak 10.900 ton sejak 1 Maret sampai dengan 12 Mei 2026,” ujar Imam, Selasa (19/5/2026).

Menurut dia, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci percepatan distribusi. Pelaksanaan GPM di wilayah kerja Bulog Cirebon melibatkan empat Komando Distrik Militer (Kodim) dan empat Kepolisian Resor (Polres) di Cimajakuning.

Skema ini dinilai efektif memperluas jangkauan distribusi sekaligus memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau di titik-titik yang mengalami tekanan harga.

Selain melalui GPM, Bulog memperluas jaringan distribusi dengan menggandeng kantor cabang BUMN lain di Cimajakuning agar akses masyarakat terhadap pangan murah semakin mudah.

"Seluruh saluran yang ada, sebisa mungkin kita maksimalkan untuk penyaluran beras SPHP,” kata Imam.

Di luar SPHP, Bulog Cirebon juga menjalankan penyaluran bantuan pangan bagi keluarga penerima manfaat di wilayah Ciayumajakuning. Untuk Kota Cirebon, distribusi bantuan telah rampung pada Maret 2026.

Saat ini, penyaluran masih berlangsung di Kabupaten Kuningan, dan akan dimaksimalkan di Kabupaten Majalengka serta Kabupaten Cirebon.

Fokus ke dua daerah terakhir tersebut, kata Imam, didasarkan pada indikasi kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) dan inflasi. “Majalengka sudah mulai ada grafik kenaikan inflasi, IPH, maupun kabupaten juga sama,” ujarnya.

Total bantuan pangan periode Maret–April 2026 mencapai sekitar 16.300 ton. Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh beras 20 kilogram dan minyak goreng empat liter.

Penerima bantuan ditetapkan pemerintah melalui mekanisme by name by address, dengan sasaran masyarakat kategori desil satu sampai empat.

“Kami hanya bertugas untuk menyiapkan dan menyalurkan ke titik paling kecil atau terdekat dengan masyarakat,” tutur Imam.

#beras-bulog #bulog-cirebon #harga-pangan #stabilisasi-harga #distribusi-beras #gerakan-pangan-murah #inflasi-daerah #cimajakuning #bantuan-pangan #keluarga-penerima-manfaat #harga-terjangkau #kolabora

https://bandung.bisnis.com/read/20260519/549/1974722/10900-ton-beras-digelontorkan-bulog-cirebon-redam-tekanan-harga-pangan