Hutama Karya Kebut Tol Lingkar Pekanbaru, Progres Tembus 76%
Hutama Karya percepat pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru, progres 76%, target selesai 2026. Tol ini tingkatkan konektivitas dan efisiensi logistik di Riau.
(Bisnis.Com) 06/05/26 18:23 213427
Bisnis.com, PEKANBARU — PT Hutama Karya (Persero) melanjutkan percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Rengat–Pekanbaru, khususnya pada Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru. Hingga April 2026, progres konstruksi ruas ini telah mencapai 76,30%, dengan pengadaan lahan sebesar 85,08%.
Ruas tol sepanjang 30,57 kilometer tersebut terbagi dalam tiga seksi, yakni Seksi Junction Pekanbaru–Rimbo Panjang (5,70 km), Seksi Rimbo Panjang–Siak (11,70 km), dan Seksi Siak–Bypass Pekanbaru (13,17 km).
Sepanjang April 2026, sejumlah pekerjaan utama dilakukan secara paralel di berbagai titik. Pekerjaan tersebut meliputi Common Borrow Material (CBM), separator layer, abutment pile slab, pemancangan spun pile, lean concrete (LC), hingga rigid pavement. Seluruh tahapan konstruksi dijalankan dengan tetap mengedepankan aspek mutu, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu.
Secara strategis, ruas ini akan menjadi simpul integrasi penting yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Ruas Pekanbaru-XIII Koto Kampar. Ketika beroperasi penuh, pengguna jalan dapat menempuh perjalanan lintas ruas secara terintegrasi tanpa harus melalui jalan non-tol, sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat dan efisien.
Pelaksana Tugas (Plt.) Executive Vice President (EVP) Hutama Karya, Hamdani, menegaskan percepatan proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional sekaligus penuntasan jaringan JTTS.
“Kami terus mengoptimalkan progres konstruksi dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan dan keselamatan di lapangan. Ruas ini akan menjadi simpul penting yang mengintegrasikan jaringan tol di wilayah Riau, sehingga memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik di Pulau Sumatra,” ucap Hamdani di Pekanbaru, Selasa (5/5/2026).
Kehadiran ruas Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Provinsi Riau dan kawasan sekitarnya. Selain memangkas waktu tempuh dan menekan biaya logistik, ruas ini juga diharapkan membuka akses menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, mengurangi beban lalu lintas di jalan nasional, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan masyarakat.
“Dengan tren progres yang terus meningkat, kami optimistis ruas ini dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas jaringan JTTS secara menyeluruh,” tutup Hamdani.
Sebagai tambahan informasi, dalam rangka mendukung pekerjaan intersection Rimbo Panjang pada Proyek Tol Lingkar Pekanbaru yang bersinggungan dengan Jalan Raya Pekanbaru–Bangkinang KM 16, akan dilakukan penutupan jalur dan rekayasa lalu lintas secara bertahap mulai 2 Mei hingga 31 Oktober 2026.
Pekerjaan ini berpotensi memengaruhi kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi. Oleh karena itu, pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati, mengikuti arahan petugas serta rambu lalu lintas, dan memperhatikan informasi perjalanan sebelum melintas. Hutama Karya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung.
#tol-lingkar-pekanbaru #hutama-karya #tol-trans-sumatera #progres-tol-pekanbaru #jalan-tol-pekanbaru #konstruksi-tol-pekanbaru #seksi-junction-pekanbaru #bypass-pekanbaru #tol-pekanbaru-dumai #tol-peka