Indonesia Fibreboard IFII Raup Laba Rp183,45 Miliar di 2025, Naik 2,47%

Indonesia Fibreboard IFII Raup Laba Rp183,45 Miliar di 2025, Naik 2,47%

PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk. (IFII) mencatat laba bersih Rp183,45 miliar pada 2025, naik 2,47% meski margin tertekan.

(Bisnis.Com) 24/04/26 08:03 201297

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk. (IFII), emiten pengolahan kayu, mampu mencatat kenaikan laba bersih 2,47% menjadi Rp183,45 miliar pada 2025 di tengah tekanan margin, seiring penurunan laba bruto akibat beban pokok penjualan yang meningkat lebih cepat dibanding pertumbuhan pendapatan.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/4/2026), IFII membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,28 triliun pada 2025, naik 3,16% dibandingkan Rp1,24 triliun pada 2024.

Secara operasional, IFII masih sangat bergantung pada pasar ekspor yang menyumbang 85,40% dari total penjualan, sementara pasar domestik hanya 14,60%.

Dominasi ekspor ini menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja penjualan, tetapi juga membuka eksposur terhadap fluktuasi permintaan global dan nilai tukar.

Namun, beban pokok penjualan meningkat lebih tinggi menjadi Rp880,79 miliar dari Rp821,30 miliar. Kondisi ini menekan laba bruto menjadi Rp402,11 miliar, turun dari Rp422,35 miliar pada tahun sebelumnya.

Di sisi lain, perusahaan berhasil menekan beban penjualan menjadi Rp114,43 miliar dari Rp135,66 miliar. Beban keuangan juga turun signifikan menjadi Rp23,48 miliar dari Rp33,51 miliar, memberikan ruang bagi peningkatan laba sebelum pajak.

Alhasil, laba sebelum pajak tercatat Rp234,91 miliar, naik tipis dari Rp229,82 miliar. Setelah dikurangi pajak, laba tahun berjalan mencapai Rp183,45 miliar, tumbuh 2,47% dibandingkan Rp179,03 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca, total aset perusahaan menyusut menjadi Rp1,70 triliun dari Rp1,75 triliun. Penurunan ini terutama dipicu oleh berkurangnya aset tetap dan persediaan.

Sementara itu, liabilitas turun signifikan menjadi Rp320,99 miliar dari Rp447,46 miliar, mencerminkan upaya deleveraging perusahaan. Ekuitas meningkat menjadi Rp1,38 triliun dari Rp1,30 triliun, didorong oleh akumulasi laba ditahan.

Dari sisi arus kas, kas dan setara kas melonjak tajam menjadi Rp96,62 miliar dari Rp3,62 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini ditopang oleh arus kas operasi yang tetap solid sebesar Rp394,69 miliar.

Di sisi lain, perusahaan mencatat arus kas keluar dari aktivitas pendanaan sebesar Rp210,75 miliar, terutama untuk pembayaran dividen dan pelunasan utang bank.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#indonesia-fibreboard #ifii-laba #laba-bersih-ifii #penjualan-ifii #ekspor-ifii #pasar-ekspor #fluktuasi-permintaan #beban-pokok-penjualan #laba-bruto #beban-penjualan #beban-keuangan #laba-sebelum-paj

https://market.bisnis.com/read/20260424/192/1969015/indonesia-fibreboard-ifii-raup-laba-rp18345-miliar-di-2025-naik-247