Profil Marina Budiman: Perempuan Terkaya di Indonesia, Kartini Bidang Teknologi

Profil Marina Budiman: Perempuan Terkaya di Indonesia, Kartini Bidang Teknologi

Marina Budiman, pendiri PT DCI Indonesia Tbk, adalah perempuan terkaya di Indonesia dengan kekayaan US$6,1 miliar, berkat kesuksesannya di industri pusat data.

(Bisnis.Com) 21/04/26 10:50 197596

Bisnis.com, JAKARTA - Marina Budiman, salah satu pendiri perusahaan teknologi berbasis pusat data, PT DCI Indonesia Tbk yang saat ini menjadi pemain utama dalam industri tersebut.

Nama Marina Budiman semakin tinggi saat ini usai dirinya masuk ke dalam Forbes Real Time orang terkaya di Indonesia di urutan ke-9 dan 612 di dunia. Posisi tersebut juga menjadikan dirinya sebagai perempuan terkaya di Indonesia.

Dilansir dari Forbes Real Time Billionaire, per Senin (20/4/2026), Marina Budiman tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar US$6,1 miliar.

Marina memulai kariernya dengan bekerja di Bank Bali dalam proyek pengaplikasian perangkat lunak di bank tersebut.

Pengalaman itulah yang membawa dirinya terjun ke dalam bidang teknologi dan menekuninya hingga menjadi salah satu konglomerat Indonesia tersukses di bidang tersebut.

Pada tahun 1989, Marina bergabung dengan perusahaan Sigma Cipta Caraka yang merupakan anak perusahaan dari Telkom Indonesia sebagai seorang Project Manager.

Dalam perusahaan tersebut, karier Marina terus melesat hingga dirinya menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) pada 2000-2008. Setelahnya Marina juga menjabat menjadi Direktur Penjualan Sigma Cipta Caraka pada tahun 2010.

Sebenarnya, kiprah memulai usaha di bidang teknologi internet sudah dilakukan Marina sejak tahun 1994 dengan mendirikan perusahaan Indonet bersama Otto Toto Sugiri.

Namun, walaupun telah berhasil dengan Indonet, dirinya masih melihat celah dari minimnya pusat data di Indonesia yang masih tertinggal dari negara lain.

Hal tersebut Marina manfaatkan dengan melihat peluang besar dari industri pusat data dan mendirikan perusahaan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) pada 18 Juli 2011, bersama Otto Toto Sugiri dan Han Arming Hanafia.

Seiring berjalannya waktu, perusahaan DCII miliknya berkembang pesat menjadi operator pusat data golongan IV pertama di kawasan Asia Tenggara.

Saham DCII bahkan sempat meroket sejak penawaran (IPO) pada tahun 2021, tertinggi di Bursa Efek Indonesia pada Agustus 2025 dengan harga Rp398.000 per saham, yang menjadikannya sebagai perempuan tersukses di Indonesia.

Di bawah kepemimpinan Marina sebagai Presiden Komisaris PT DCII Tbk, perusahaan tersebut kini memiliki valuasi sebesar US$27,7 miliar atau Rp475,08 triliun.

Profil Singkat Marina Budiman

Marina Budiman lahir pada 13 Desember tahun 1960. Dirinya lahir di keluarga dengan ekonomi dan latar pendidikan yang maju pada masanya.

Marina Budiman menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Bisnis Universitas Toronto, Amerika Serikat dan menerima gelar Sarjana Ekonomi.

Marina awalnya bercita-cita sebagai bankir, sesuai dengan jurusan saat dirinya berkuliah, namun pengalaman kerja di bidang teknologi yang menjadikannya sebagai salah satu wanita tersukses di Indonesia pada sektor tersebut.

Melansir dari Forbes Real Time Billionaire, per Senin (20/4/2026), Marina Budiman tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar US$6,1 miliar atau Rp104,6 triliun, menjadikannya perempuan terkaya nomor satu di Indonesia.

#marina-budiman #perempuan-terkaya-indonesia #pt-dci-indonesia #forbes-real-time #teknologi-indonesia #pusat-data-indonesia #konglomerat-teknologi #sigma-cipta-caraka #indonet #otto-toto-sugiri #han-ar

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20260421/265/1967985/profil-marina-budiman-perempuan-terkaya-di-indonesia-kartini-bidang-teknologi