BP Batam Tindak Empat Lokasi Tambang Pasir Ilegal di Nongsa
BP Batam menertibkan tambang pasir ilegal di Nongsa untuk menjaga iklim investasi dan keberlanjutan ekonomi, serta melindungi lingkungan dan infrastruktur.
(Bisnis.Com) 16/04/26 19:39 193787
Bisnis.com, BATAM — Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung menindak aktivitas tambang pasir ilegal di Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Kamis (16/4/2025).
Langkah ini tidak hanya sebagai respons cepat terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan iklim investasi di Batam.
Penertiban tersebut turut mempertimbangkan aspek strategis Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Hang Nadim yang menjadi salah satu infrastruktur vital penunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam peninjauan bersama tim gabungan Ditpam BP Batam dan Polda Kepri, ditemukan sedikitnya empat lokasi yang terindikasi melakukan penambangan pasir tanpa izin.
“Seluruh aktivitas tambang pasir ilegal harus dihentikan. Selain melanggar hukum, kegiatan ini berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan merusak daya tarik investasi Batam,” tegas Li Claudia.
Ia menekankan bahwa praktik tambang ilegal tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga menimbulkan biaya ekonomi jangka panjang. Kerusakan ekosistem, potensi bencana seperti banjir dan longsor, hingga gangguan terhadap infrastruktur dapat menghambat pertumbuhan sektor industri, pariwisata, dan logistik.
Menurutnya, kepastian hukum dan tata kelola lingkungan yang baik merupakan faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor.
“Penindakan tegas diperlukan agar ada efek jera. Ini juga menjadi sinyal bahwa Batam serius dalam menciptakan lingkungan usaha yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” tambahnya.
BP Batam juga akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum serta meningkatkan pengawasan di wilayah rawan. Upaya ini termasuk patroli rutin dan pelibatan masyarakat untuk mempercepat deteksi aktivitas ilegal.
Li Claudia turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Ia menilai, partisipasi publik tidak hanya penting dari sisi sosial, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan ekonomi daerah.
“Jika lingkungan terjaga, maka aktivitas ekonomi juga akan berjalan lebih stabil dan berkelanjutan. Ini penting untuk masa depan Batam,” ujarnya.
#tambang-ilegal #batam-investasi #ekonomi-batam #kerusakan-lingkungan #tambang-pasir-ilegal #stabilitas-ekonomi #iklim-investasi-batam #penertiban-tambang #kawasan-keselamatan-operasi-penerbangan #band