Asbanda Minta BPD Naik Kelas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Asbanda dorong BPD jadi penggerak ekonomi daerah dengan transformasi peran, penguatan tata kelola, dan digitalisasi untuk hadapi tantangan fiskal.
(Bisnis.Com) 16/04/26 13:59 193296
Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Agus H. Widodo meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk berperan aktif dalam menjadi orkestrator keuangan daerah.
Agus H. Widodo menegaskan bahwa BPD mesti bertransformasi menjadi kekuatan utama dalam pengelolaan ekonomi daerah.
Hal itu dinilai menjadi solusi di tengah dinamika kebijakan fiskal dan pemangkasan terhadap Transfer ke Daerah (TKD).
"Ke depan, kekuatan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh APBD, tetapi juga oleh seberapa kuat BPD mampu mengelola, menggerakkan, dan mengakselerasi aliran dana di daerah," ujar Agus dalam The Asian Post Best Regional Champion Forum 2026 yang diselenggarakan di Solo, Kamis (16/4/2026).
Agus menekankan bahwa peran BPD tidak lagi terbatas sebagai lembaga intermediasi keuangan yang pasif.
Dia juga menyebut BPD sekarang dituntut untuk tak hanya menjadi penyalur dana bagi pemerintah daerah.
"BPD tidak boleh hanya menjadi tempat parkir dana pemerintah daerah. BPD harus naik kelas menjadi orkestrator pengelolaan keuangan daerah, penjaga stabilitas likuiditas, sekaligus akselerator pertumbuhan ekonomi regional," kata dia.
Menurut Agus, kebijakan transfer kas daerah memiliki implikasi strategis terhadap likuiditas, kapasitas pembangunan, dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi di daerah.
Tekanan terhadap TKD dalam APBN yang berpotensi mempersempit ruang fiskal daerah berisiko menekan belanja pembangunan serta berdampak pada aktivitas ekonomi lokal.
Maka dari itu, tantangan fiskal menjadi peluang strategis bagi BPD untuk mengambil peran yang lebih strategis.
"Tantangan ini justru merupakan momentum bagi BPD untuk mengoptimalkan pengelolaan dana daerah, memperkuat intermediasi ke sektor produktif, serta membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih terintegrasi," kata Agus.
Agus juga memaparkan tiga fokus utama penguatan BPD ke depan, yaitu: 1). Penguatan tata kelola dan manajemen risiko, untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik; 2). Transformasi digital dan operasional, guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, dan 3) Penguatan peran dalam ekosistem daerah, termasuk dukungan terhadap UMKM dan sektor produktif.
"Di tengah keterbatasan fiskal, BPD adalah solusi, bukan sekadar pelengkap," tutur Agus.
Melalui forum ini, Asbanda berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, dan industri perbankan daerah dalam memperkuat peran BPD.
"Kami optimistis BPD akan semakin mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah, penjaga stabilitas keuangan regional, serta motor pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata dia.
The Asian Post Best Regional Champion Forum 2026 juga dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Ketua PERBAMIDA serta para Direktur Utama dan Direktur BPD seluruh Indonesia.
#bpd #bank-pembangunan-daerah #ekonomi-daerah #penggerak-ekonomi #asbanda #transformasi-bpd #pengelolaan-keuangan #stabilitas-likuiditas #pertumbuhan-ekonomi-regional #tantangan-fiskal #intermediasi-ke