Di Tengah Efisiensi, Rp4,31 M Mengalir untuk Biaya Penginapan DPRD Kabupaten Cirebon

Di Tengah Efisiensi, Rp4,31 M Mengalir untuk Biaya Penginapan DPRD Kabupaten Cirebon

DPRD Cirebon alokasikan Rp4,31 M untuk penginapan dinas 2026 meski ada efisiensi. Fokus kini pada kegiatan lokal demi prioritas masyarakat.

(Bisnis.Com) 15/04/26 12:55 191941

Bisnis.com, CIREBON - Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,31 miliar untuk biaya penginapan perjalanan dinas luar daerah pada 2026 di tengah efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah.

Data tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Berdasarkan data paket yang terhimpun, total belanja penginapan itu terdiri dari beberapa kelompok paket kegiatan. Pada kelompok pertama yang mencakup 50 paket belanja, nilai pagu tercatat mencapai Rp4,02 miliar.

Sementara pada kelompok lain yang terdiri dari 50 paket berikutnya, total anggaran mencapai sekitar Rp284,8 juta.

Jika kedua kelompok tersebut dijumlahkan, maka total sementara belanja penginapan perjalanan dinas mencapai sekitar Rp4,31 miliar.

Secara keseluruhan, paket-paket belanja penginapan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Seluruhnya merupakan komponen biaya pendukung kegiatan perjalanan dinas luar daerah yang dilakukan dalam berbagai agenda kedinasan.

Dari sisi struktur, belanja tersebut terbagi dalam puluhan hingga ratusan paket kegiatan. Total paket yang tercatat mencapai sedikitnya 122 paket belanja penginapan.

Setiap paket memiliki nilai pagu berbeda, tergantung pada kebutuhan dan jenis kegiatan perjalanan dinas yang dilaksanakan.

Dalam rincian kelompok pertama, nilai paket bervariasi dengan kisaran yang lebih besar pada sejumlah paket awal, kemudian menurun pada paket-paket berikutnya.

Sementara pada kelompok paket lainnya, nilai belanja tercatat lebih kecil dengan rentang puluhan juta hingga beberapa juta rupiah per paket.

Dokumen anggaran juga menunjukkan metode pengadaan yang digunakan dalam sebagian besar paket adalah mekanisme yang tidak melalui tender terbuka.

Sebagian besar tercatat menggunakan skema pengadaan yang dikecualikan atau pengadaan langsung sesuai ketentuan belanja perjalanan dinas.

Selain itu, distribusi anggaran menunjukkan belanja penginapan tersebar dalam banyak paket kegiatan sepanjang tahun anggaran 2026. Tidak terdapat satu paket dominan, melainkan tersebar dalam jumlah besar dengan nilai yang beragam.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia menegaskan lembaganya tidak akan lagi melakukan kunjungan dinas ke luar daerah.

Menurutnya, DPRD telah mengambil sikap bersama untuk menghentikan sementara kegiatan dinas luar daerah sebagai bagian dari upaya penyesuaian kebijakan dan respons terhadap kebutuhan masyarakat saat ini.

Sophi menjelaskan, keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan internal seluruh anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Ia menekankan langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk komitmen untuk lebih memprioritaskan kehadiran langsung di tengah masyarakat.

"Untuk hal itu kami sepakat saat ini tidak ada kunjungan luar daerah. Kami sepakat," ujarnya seusai mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya pascakerusuhan di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (3/9/2025).

Lebih lanjut dia menyebut DPRD akan mengalihkan fokus kerja pada kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga. Di antaranya melalui peningkatan audiensi, dialog publik, serta penyerapan aspirasi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon.

Menurut Sophi, pendekatan ini dinilai lebih relevan dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat fungsi representasi lembaga legislatif di daerah.

#dprd-cirebon #biaya-penginapan #perjalanan-dinas #anggaran-dprd #apbd-2026 #efisiensi-anggaran #pengadaan-barang-jasa #paket-kegiatan #belanja-penginapan #kunjungan-dinas #skema-pengadaan #distribusi

https://bandung.bisnis.com/read/20260415/549/1966778/di-tengah-efisiensi-rp431-m-mengalir-untuk-biaya-penginapan-dprd-kabupaten-cirebon