Laba Allo Bank (BBHI) Milik Chairul Tanjung Rp379,87 Miliar pada Kuartal III/2025
Allo Bank (BBHI) milik Chairul Tanjung catat laba Rp379,87 miliar pada kuartal III/2025, naik 25,54% YoY.
(Bisnis.Com) 28/10/25 11:42 18296
Bisnis.com, JAKARTA – PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp379,87 miliar pada kuartal III/2025. Angka itu tumbuh 25,54% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp302,58 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan triwulanan yang dipublikasikan, bank milik konglomerat Chairul Tanjung itu mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp1,34 triliun hingga September 2025, tumbuh 24,46% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp1,08 triliun. Beban bunga perseroan tercatat meningkat 11,08% YoY menjadi Rp291,75 miliar.
Dengan realisasi tersebut, Allo Bank membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp1,05 triliun, tumbuh 28,75% YoY dari kuartal III/2024 yang mencapai Rp818,69 miliar.
Bank dengan kode emiten BBHI itu mencatat peningkatan sebesar 32,22% YoY pada beban operasional lainnya, menjadi Rp563,90 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp426,48 miliar.
Sejumlah komponen beban operasional nonbunga terpantau membengkak yaitu beban tenaga kerja yang naik 20,21% YoY menjadi Rp151,65 miliar, beban lainnya naik 23,60% YoY menjadi Rp327,52 miliar, dan kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) meningkat 410,34% YoY menjadi Rp274,93 miliar.
Di sisi lain, Allo Bank mencatatkan penurunan pada beban promosi sebesar 20,21% YoY menjadi Rp109,68 miliar pada kuartal III/2025, dari sebelumnya Rp132,75 miliar pada kuartal III/2024.
Adapun, laba operasional Allo Bank tercatat tumbuh 24,98% YoY menjadi Rp490,17 miliar, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp392,20 miliar.
Laba tahun berjalan sebelum pajak tercatat mencapai Rp490,16 miliar pada kuartal III/2025. Angka itu tumbuh 24,98% YoY dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp392,17 miliar.
Dari sisi intermediasi, bank yang termasuk dalam struktur Kelompok Usaha Bank (KUB) Mega Corpora itu mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp8,47 triliun pada kuartal III/2025. Angka itu tumbuh 15,58% YoY dibanding kuartal III/2024 yang sebesar Rp7,33 triliun.
Pada saat yang sama, Dana Pihak Ketiga (DPK) Allo Bank tumbuh signifikan 78,16% YoY menjadi Rp8,78 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp4,92 triliun.
Simpanan giro tumbuh pesat pada kuartal III/2025. Tercatat, simpanan giro tumbuh 266,80% YoY, dari Rp203,42 miliar menjadi Rp55,45 miliar. Kemudian, simpanan deposito mencapai Rp7,76 triliun, tumbuh 88,57% YoY dari sebelumnya Rp4,11 triliun pada kuartal III/2024.
Allo Bank juga mencatatkan pertumbuhan pada simpanan tabungan. Tercatat, simpanan tabungan mencapai Rp812,92 miliar pada kuartal III/2025, tumbuh 7,57% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp755,73 miliar.
Melihat indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) Allo Bank turun dari 85,30% pada kuartal III/2024 menjadi 78,76% pada kuartal III/2025. Untuk kualitas kredit, terdapat perbaikan dengan NPL gross tercatat 1,52% dari periode yang sama tahun lalu 0,55% dan NPL net 0,61% dari 0,34%.
Adapun, pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) tercatat meningkat dari 9,00% menjadi 10,42%, sedangkan biaya operasional terhadap pendapatan operasional meningkat dari 68,19% pada kuartal III/2024 menjadi 70,19% pada kuartal III/2025.
#allo-bank #bbhi #chairul-tanjung #laba-bersih #kuartal-iii-2025 #pendapatan-bunga #beban-bunga #pendapatan-bunga-bersih #beban-operasional #beban-tenaga-kerja #kerugian-penurunan-nilai #beban-promosi #n-a