Tren Modest Fashion Terus Menggeliat

Tren Modest Fashion Terus Menggeliat

Tren modest fashion di Indonesia tetap tumbuh meski ekonomi menekan, dengan minat tinggi pada busana muslim jelang Idulfitri.

(Bisnis.Com) 31/03/26 11:10 177218

Bisnis.com, JAKARTA - Tren modest fashion di Indonesia terus menunjukkan geliat positif meski berada di tengah tekanan ekonomi dan penurunan daya beli masyarakat. Hal ini tercermin dari tingginya minat konsumen terhadap busana muslim, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

Salah satu indikatornya terlihat dari gelaran Ramadan Rhapsody 2026 di Pakuwon Mall Bekasi yang mampu mencatatkan omzet hingga Rp1,1 miliar, sekaligus menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk fesyen muslim tetap terjaga.

Ketua Ramadan Rhapsody 2026 Leny Rafael mengatakan, capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi industri kreatif, terutama subsektor fesyen. Menurutnya, minat masyarakat terhadap produk modest fashion masih tinggi, meski konsumen kini lebih selektif dalam berbelanja.

Sementara itu, Ketua DKI Jakarta APPMI Dana Duriyatna mengatakan bahwa tren modest fashion tahun ini didominasi oleh potongan tunik serta warna-warna lembut seperti butter yellow yang menjadi favorit konsumen.

“Peningkatan terjadi sekitar 30% dari tahun lalu. Penjualan busana muslim tetap mendominasi, terutama untuk kebutuhan Lebaran. Ini menunjukkan bahwa meskipun kondisi ekonomi menantang, kebutuhan terhadap fesyen tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Dari sisi industri, pelaku usaha melihat modest fashion tidak hanya sebagai tren musiman, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Produk yang ditawarkan pun semakin beragam, mulai dari busana harian, pakaian formal, hingga aksesori dan kosmetik penunjang penampilan.

Selain busana muslim, kosmetik juga menjadi buruan para pengunjung Pakuwon Mall Bekasi sebagai salah satu hal penting penyokong penampilan menjadi lebih prima saat berlebaran.

Kehadiran berbagai brand kosmetik dalam event fesyen menunjukkan bahwa konsumen kini melihat penampilan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi busana.

Ketua Fashion Rhapsody Ariy Arka menambahkan bahwa perkembangan modest fashion tidak terlepas dari kreativitas desainer dalam menghadirkan koleksi yang relevan dengan kebutuhan pasar, sekaligus tetap mengedepankan nilai estetika dan budaya.

Vice President Business Consumer BCA Septi Herlina menilai, keberadaan event fesyen seperti Ramadan Rhapsody turut berperan dalam menjaga perputaran ekonomi kreatif. Selain mendorong transaksi, kegiatan tersebut juga membuka akses pasar bagi desainer dan pelaku UMKM lokal.

“Kami sadar jika masyarakat sedang berhati-hati dalam pengeluaran, meski bukan berarti mengurungkan niat membeli barang kebutuhan lebaran. Apalagi membeli produk berkualitas dari para desainer dan UMKM lokal sehingga kehadiran kami penting sekali untuk membantu memudahkan transaksi agar industri kreatif khusunya fashion terus berkembang,” jelasnya.

#modest-fashion #tren-modest-fashion #busana-muslim #ramadan-rhapsody #pakuwon-mall-bekasi #industri-kreatif #fesyen-muslim #tunik #butter-yellow #penjualan-busana-muslim #gaya-hidup-modest #kosmetik-l

https://lifestyle.bisnis.com/read/20260331/104/1963072/tren-modest-fashion-terus-menggeliat