Laba ERAA Tumbuh 15,8%, Tembus Rp1,2 Triliun pada 2025

Laba ERAA Tumbuh 15,8%, Tembus Rp1,2 Triliun pada 2025

PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) mencatat laba bersih Rp1,2 triliun pada 2025, naik 15,8% dari 2024, dengan penjualan tumbuh 17,4% menjadi Rp76,61 triliun.

(Bisnis.Com) 30/03/26 13:21 176339

Bisnis.com, JAKARTA - PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) mencatatkan pertumbuhan kinerja penjualan dan laba bersih yang solid sepanjang tahun buku 2025, masing-masing sebesar 17,4% dan 15,8% secara tahunan.

Emiten ritel elektronik ini membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,2 triliun pada 2025. Meningkat 15,8% secara tahunan dari Rp1,03 triliun pada 2024.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/3/2026), ERAA mencatatkan penjualan sebesar Rp76,61 triliun atau tumbuh 17,4% secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai dari Rp65,28 triliun.

Namun demikian kenaikan penjualan ini juga diikuti oleh beban pokok penjualan yang meningkat sebesar 17,7% menjadi Rp68,26 triliun pada 2025 dari Rp58 triliun.

Secara lebih rinci, ERAA mencatatkan laba bruto sebesar Rp8,35 triliun sepanjang 2025 atau naik 14,8% secara tahunan dari Rp7,28 triliun pada 2024. Sejalan dengan itu, laba usaha juga meningkat 14,2% menjadi Rp2,43 triliun.

Dari sisi profitabilitas, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp1,85 triliun, melonjak 22% secara tahunan. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan neto sebesar Rp541,1 miliar, maka laba tahun berjalan mencapai Rp1,31 triliun atau naik 17,3% secara tahunan dari periode 2024 senilai Rp1,1 triliun.

Sementara itu, dari sisi neraca, total aset ERAA meningkat signifikan sebesar 32,5% menjadi Rp28,86 triliun hingga akhir 2025. Kenaikan aset ini sejalan dengan lonjakan liabilitas yang mencapai Rp18,68 triliun atau tumbuh 46,9% yoy, didominasi oleh kewajiban jangka pendek sebesar Rp17,16 triliun.

Dengan demikian ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp10,18 triliun, naik 12,4% dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp9,06 triliun.

Peningkatan liabilitas terutama dipicu oleh penambahan pinjaman bank. Hal ini tercermin dalam laporan arus kas, di mana penerimaan dari utang bank mencapai Rp4 triliun sepanjang 2025, melonjak signifikan dibandingkan Rp963,75 miliar pada 2024.

Di sisi lain, pada posisi kas dan setara kas juga mengalami peningkatan menjadi Rp2,13 triliun, naik 20,7% dari Rp1,77 triliun pada akhir tahun sebelumnya.

--

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#eraa #laba-eraa-2025 #pertumbuhan-laba-eraa #penjualan-eraa #laporan-keuangan-eraa #bursa-efek-indonesia-eraa #laba-bersih-eraa #aset-eraa #liabilitas-eraa #ekuitas-eraa #pinjaman-bank-eraa #arus-kas

https://market.bisnis.com/read/20260330/192/1962982/laba-eraa-tumbuh-158-tembus-rp12-triliun-pada-2025