Pertamina Geothermal (PGEO) Raup Laba Rp1,73 Triliun Kuartal III/2025, Merosot 22,17%
Pertamina Geothermal Energy (PGEO) mencatat laba Rp1,73 triliun pada Q3 2025, turun 22,17% yoy, meski pendapatan naik 4,19% menjadi US$318,86 juta.
(Bisnis.Com) 26/10/25 11:12 16095
Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) telah meraup laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$104,27 juta atau Rp1,73 triliun (asumsi kurs Rp16.602 per dolar AS) per kuartal III/2025.
Berdasarkan Laporan Keuangan, laba bersih PGEO itu turun 22,17% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$133,99 juta atau Rp2,22 triliun.
PGEO sebenarnya mencatatkan pendapatan yang meningkat 4,19% yoy pada periode yang berakhir 30 September 2025 menjadi US$318,86 juta, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$306,02 juta.
Namun, beban pokok pendapatan dan beban langsung lainnya meningkat lebih tinggi yakni 16,83% yoy menjadi US$140,21 juta per kuartal III/2025, dibandingkan US$120,01 juta per kuartal III/2024. Laba bruto PGEO pun turun 3,95% yoy menjadi US$178,64 juta.
Selain itu, PGEO pun mencatatkan pembengkakan beban umum dan administrasi dari US$15,02 juta menjadi US$21,16 juta.
PGEO juga membukukan rugi selisih kurs sebesar US$10,22 juta per kuartal III/2025, berbanding terbalik dengan raupan laba selisih kurs sebesar US$13,05 juta per kuartal III/2024.
Sementara itu, PGEO meraup pendapatan yang dikontribusikan terbesar dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) area Kamojang sebesar US$116,03 juta per kuartal III/2025. Kemudian, PLTP area Ulubelu menyumbang pendapatan US$91,34 juta, Lahendong US$62,38 juta, Lumut Balai US$40,93 juta, serta Karaha US$7,72 juta.
Dari sisi neraca, PGEO telah membukukan aset sebesar US$2,96 miliar dengan liabilitas US$957,39 juta per kuartal III/2025. Ekuitas perseroan pun mencapai US$2 miliar.
Adapun, kas dan setara kas akhir periode PGEO mencapai US$628,12 juta per kuartal III/2025, turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$657,64 juta.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#pertamina-geothermal #pgeo-laba #laba-bersih-pgeo #pendapatan-pgeo #beban-pgeo #rugi-selisih-kurs #pembangkit-listrik-tenaga-panas-bumi #pltp-kamojang #pltp-ulubelu #pltp-lahendong #pltp-lumut-balai #n-a