Cuaca Ekstrem Diprediksi Landa Jawa Timur hingga 10 Maret 2026

Cuaca Ekstrem Diprediksi Landa Jawa Timur hingga 10 Maret 2026

BMKG Juanda memprediksi cuaca ekstrem di Jawa Timur hingga 10 Maret 2026, dengan potensi hujan lebat, banjir, dan angin kencang.

(Bisnis.Com) 04/03/26 18:12 155148

Bisnis.com, SURABAYA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca ekstrem melanda hampir seluruh wilayah Jawa Timur hingga Selasa (10/3/2026).

Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi selama sepekan ke depan.

“Potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi, hujan sedang-lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es hingga 10 Maret 2026," papar Taufiq, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan saat ini Jawa Timur tengah berada dalam fase transisi musim hujan ke musim kemarau. Maka dari itu, terjadi peningkatan aktivitas cuaca yang ekstrem dan berdampak pada aktivitas warga di berbagai daerah.

“Saat ini sebagian wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Diprakirakan dalam sepekan ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” katanya.

Taufiq menjelaskan potensi cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh adanya gangguan atmosfer yang cukup kompleks. Gabungan antara gelombang atmosfer dan suhu muka laut yang hangat memicu pertumbuhan awan hujan yang sangat masif di wilayah Jawa Timur.

“Potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak adanya gangguan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO), Low Frequency dan Gelombang Rossby yang akan melintasi wilayah Jawa Timur, suhu muka laut di perairan selatan Jawa Timur masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang,” paparnya.

Lebih lanjut, Taufiq juga membeberkan analisis terhadap angin menunjukkan pola pertemuan angin atau konvergensi. Kecepatan angin yang meningkat serta indikasi tutupan awan yang tebal semakin memperkuat prediksi terjadinya hujan sepanjang Maret.

“Berdasarkan analisis angin gradien 3.000 feet tanggal 28 Februari 2025 pukul 07.00 WIB, angin dominan dari arah barat dengan pola pertemuan angin [konvergensi] dan terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur sebesar 25 knot,” beber Taufiq.

Daerah di Jawa Timur yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem di antaranya Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Jember.

Selanjutnya, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, serta Kabupaten Tuban.

Lalu, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya, dan Kota Batu.

Oleh sebab itu, BMKG Juanda pun mengimbau segenap masyarakat dan instansi pemerintah terkait untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Warga yang bermukim di area rawan bencana, seperti lereng gunung atau perbukitan juga diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap risiko pohon tumbang maupun jarak pandang yang terbatas.

“Wilayah dengan topografi curam, bergunung, tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini,” pungkasnya.

#cuaca-ekstrem #jawa-timur #bmkg-juanda #bencana-hidrometeorologi #hujan-lebat #banjir-bandang #tanah-longsor #angin-kencang #puting-beliung #hujan-es #transisi-musim #gangguan-atmosfer #madden-julian

https://surabaya.bisnis.com/read/20260304/531/1957805/cuaca-ekstrem-diprediksi-landa-jawa-timur-hingga-10-maret-2026