Besaran BHR Ojol 2026: Minimal 25% dari Rata-Rata Pendapatan Setahun

Besaran BHR Ojol 2026: Minimal 25% dari Rata-Rata Pendapatan Setahun

Kemnaker menetapkan BHR ojol 2026 minimal 25% dari pendapatan tahunan, berlaku bagi pengemudi yang resmi terdaftar.

(Bisnis.Com) 03/03/26 11:47 153054

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan besaran Bonus Hari Raya (BHR) untuk pengemudi Ojek Online (ojol) sebesar 25% dari rerata pendapatan pengemudi selama 12 bulan terakhir.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa ketentuan itu termaktub dalam Surat Edaran (SE) Menaker No. M/4/HK.04.00/3/2026 tentang Pemberian BHR Keagamaan Tahun 2026 Bagi Pengemudi dan Kurir Pada Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi.

“BHR Keagamaan diberikan dalam bentuk uang tunai paling sedikit 25% dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir,” kata Yassierli dalam konferensi pers di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada hari ini, Selasa (3/3/2026).

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa BHR diberikan perusahaan aplikasi alias aplikator kepada pengemudi dan kurir online yang terdaftar secara resmi dalam jangka waktu 12 bulan terakhir.

Pemerintah juga mengimbau agar perusahaan aplikasi dapat transparan dalam perhitungan besaran BHR keagamaan kepada para pengemudi dan kurir platform daring.

“BHR Keagamaan diberikan paling lambat 7 hari, tetapi kami menghimbau untuk bisa dibayarkan lebih cepat dari batas waktu itu,” lanjut Yassierli.

Di samping itu, dia menegaskan bahwa pemberian BHR ojol bersifat imbauan kepada perusahaan. Yassierli juga menginstruksikan kepada gubernur dan dinas ketenagakerjaan di daerah untuk turut memantau pelaksanaan pemberian BHR ini di wilayah masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemberian BHR tahun ini dapat menjangkau 850.000 mitra pengemudi dengan nilai total Rp220 miliar.

Dia lantas memerinci bahwa aplikator seperti Gojek dan Grab masing-masing akan memberikan BHR senilai total Rp100 miliar hingga Rp200 miliar kepada sekitar 400.000 mitra pengemudi.

Sisanya akan diberikan oleh aplikator lainnya seperti Maxim, yang mencanangkan pemberian BHR kepada 51.000 mitra pengemudi, serta InDrive kepada sekitar 500 mitra pengemudi.

“Dan ini [nilainya] dua kali lipat dari tahun lalu,” kata Airlangga.

#bhr-ojol #bhr-ojol-2026 #thr-ojol #aturan-bhr-ojol #bonus-hari-raya-ojol #ketentuan-bhr-ojol #bhr-keagamaan-ojol #pendapatan-ojol-2026 #bhr-pengemudi-ojol #bhr-kurir-online #perusahaan-aplikasi-ojol #n-a

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260303/12/1957257/besaran-bhr-ojol-2026-minimal-25-dari-rata-rata-pendapatan-setahun