Bos Bulog Blak-blakan Ritel Raksasa Arab Siap Serap Beras RI Usai Musim Haji
Bulog menyebut ritel besar Arab Saudi, seperti BinDawood dan Lulu siap menyerap beras Indonesia usai musim haji.
(Bisnis.Com) 23/02/26 15:22 144437
Bisnis.com, JAKARTA — Perum Bulog menyatakan sejumlah ritel modern besar di Arab Saudi siap menyerap beras impor asal Indonesia setelah musim haji.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan sejumlah ritel modern besar di Arab Saudi telah mengonfirmasi minat terhadap beras Indonesia, salah satunya BinDawood.
“Untuk ritel-ritel modern yang sudah konfirmasi adalah dari BinDawood dan dari Lulu. Di sini kalau ini ada supermarket kayak Alfamart dengan Indomaretnya, di sana namanya BinDawood dengan Lulu yang besar di sana. Ini sudah konfirmasi dan akan menyerap beras kita dalam waktu dekat setelah kegiatan musim haji,” kata Rizal saat ditemui seusai rapat koordinasi terbatas di Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Terlebih, Rizal menuturkan Bulog telah melakukan survei langsung ke Arab Saudi dan bertemu dengan importir serta pelaku usaha setempat. Dari hasil penjajakan tersebut, Rizal menilai peluang beras Indonesia sangat besar di pasar Saudi.
Menurutnya, potensi pasar didorong oleh besarnya jumlah warga Indonesia yang tinggal di Arab Saudi serta tingginya angka jemaah umrah asal Indonesia yang mencapai hampir 2 juta orang per tahun.
“Banyak pengusaha-pengusaha sana yang tertarik untuk setelah nanti ada ekspor beras haji, akan dilanjutkan dengan ekspor beras umrah dan untuk masyarakat yang ada di Saudi Arabia,” ujarnya.
Bulog menilai momentum tersebut bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk ekspor beras haji, melainkan juga dilanjutkan ke segmen umrah dan kebutuhan masyarakat Indonesia maupun pasar umum di Saudi.
Untuk diketahui, Bulog akan mengekspor 2.280 ton beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Beras tersebut merupakan kategori premium dengan tingkat pecahan sekitar 5% dan kadar air di bawah 14%, sesuai dengan spesifikasi yang diminta pembeli di Arab Saudi.
Rizal menjelaskan ekspor beras senilai Rp150 miliar ke Arab Saudi tersebut akan dibagi menjadi dua tahap pemberangkatan.
“Jadi 2.280 ton yang akan kami berangkatkan, direncanakan tanggal 28 Februari 2026 gelombang pertama dan gelombang keduanya tanggal 4 Maret 2026,” jelasnya.
Nantinya, beras untuk jemaah haji tersebut akan diberangkatkan melalui armada kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok sampai dengan Pelabuhan Jeddah. Setelah itu, dua importir akan bertanggung jawab setibanya 2.280 ton beras di Pelabuhan Jeddah, yang kemudian akan didistribusikan ke setiap dapur di Arab Saudi.
“Estimasi perjalanan dari Indonesia, dari Priok sampai ke Jeddah itu paling cepat 1 bulan 1 minggu, paling lambat 1 bulan setengah. Itu yang hasil informasi kami dengan maskapai kapal yang akan mengirim ke Saudi Arabia,” pungkasnya.
#bulog #beras-indonesia #ekspor-beras #arab-saudi #ekspor-beras-arab-saudi #ritel-modern #musim-haji #bin-dawood #lulu-supermarket #pasar-saudi #jemaah-umrah #ekspor-beras-haji #ekspor-beras-umrah #ber