Sugiono Pastikan Indonesia Tak Perlu Bayar Iuran Setelah Bergabung BoP

Sugiono Pastikan Indonesia Tak Perlu Bayar Iuran Setelah Bergabung BoP

Indonesia tidak perlu membayar iuran untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP). Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kontribusi finansial bukan syarat keanggotaan.

(Bisnis.Com) 21/02/26 13:00 142950

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan bahwa hingga saat ini Indonesia belum mengucurkan dana apa pun kepada Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Internasional.

Dia menekankan, status keanggotaan Indonesia di dewan tersebut tidak mensyaratkan kontribusi finansial. Sugiono menjelaskan, memang terdapat tawaran kepada calon anggota untuk memberikan kontribusi sebesar US$1 miliar. Namun, dia menegaskan bahwa dana tersebut bukan iuran wajib maupun prasyarat resmi untuk menjadi anggota.

"Dari awal saya bilang ini namanya bukan iuran keanggotaan. Bukan syarat keanggotaan. Kita sekarang sudah anggota (Board of Peace) jadi tidak perlu bayar juga tidak apa-apa," ujar Sugiono kepada wartawan pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat.

Lebih lanjut, dia juga membenarkan bahwa Indonesia belum memberikan sumbangan untuk agenda rekonstruksi Gaza, sebagaimana sempat diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pertemuan perdana Board of Peace sehari sebelumnya.

Menurut Sugiono, dana rekonstruksi tersebut merupakan komitmen tambahan di luar angka US$1 miliar yang sebelumnya disebutkan. Sejumlah negara seperti Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait telah menyatakan komitmen kontribusi dengan total mencapai US$7 miliar.

"Jadi kemarin yang dibicarakan ini on top of US$1 miliar itu. Ada negara-negara lain yang ingin kontribusi di situ, dan sudah ada pledge US$7 miliar," jelasnya.

Sugiono menambahkan, setiap anggota Board of Peace memiliki pendekatan berbeda dalam mendukung Gaza. Apabila sebagian negara memilih menyalurkan bantuan dalam bentuk dana, Indonesia akan berkontribusi melalui pengiriman pasukan sebagai bagian dari International Stabilization Force (ISF), yakni misi gabungan lintas negara untuk menjaga stabilitas sipil di wilayah tersebut.

Oleh sebab itu, dia menegaskan, keterlibatan Indonesia dalam misi itu tidak mencakup pelucutan senjata ataupun operasi tempur, melainkan difokuskan pada pengamanan lingkungan sipil dan dukungan kemanusiaan.

"Jadi kontribusinya ada yang dalam bentuk uang, ada yang pasukan," pungkas Sugiono.

#indonesia-board-of-peace #sugiono-indonesia #indonesia-kontribusi-bop #bop-tanpa-iuran #dewan-perdamaian-internasional #kontribusi-finansial-bop #anggota-board-of-peace #rekonstruksi-gaza-indonesia #k

https://kabar24.bisnis.com/read/20260221/15/1954578/sugiono-pastikan-indonesia-tak-perlu-bayar-iuran-setelah-bergabung-bop