Indosat (ISAT) Cetak Laba Bersih Rp5,5 Triliun pada 2025, Naik 12,2%
Indosat (ISAT) mencatat laba bersih Rp5,5 triliun pada 2025, naik 12,2% YoY, didorong oleh peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya operasional.
(Bisnis.Com) 09/02/26 12:40 130354
Bisnis.com, JAKARTA — PT Indosat Tbk. (ISAT) mengantongi laba bersih Rp5,5 triliun pada 2025 atau meningkat dobel digit.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih ISAT itu meningkat 12,2% year-on-year (YoY) dari Rp4,91 triliun pada 2025.
Manajemen Indosat menyampaikan EBITDA perseroan naik 0,8% YoY menjadi Rp26,59 triliun dengan margin EBITDA sebesar 47,1%.
“Laba bersih tumbuh 12,2% YoY menegaskan fundamental yang solid serta komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” tulisnya dalam info memo, Senin (9/2/2026).
Lebih lanjut, Indosat menyampaikan kenaikan laba bersih terutama disebabkan kenaikan pendapatan, penurunan beban karyawan, pemasaran, beban lain-lain neto dan kenaikan penghasilan (beban) operasional lain-lain neto. Hal itu dimbangi oleh kenaikan beban penyelenggaraan jasa, umum, administrasi, penyusutan dan amortisasi.
Peningkatan laba bersih ISAT sejalan dengan pendapatan yang tumbuh positif, meskipun tipis. Pendapatan Indosat sepanjang 2025 tercatat naik 1,1% YoY dari Rp55,88 triliun menjadi Rp56,51 triliun. Pendapatan itu bersumber dari segmen selular Rp47,35 triliun, multimedia, komunikasi data, internet (MIDI) Rp8,34 triliun, dan telekomunikasi tetap Rp817,6 miliar.
Berdasarkan catatan ISAT, pendapatan selular meningkat tipis sebesar 0,7% YoY. Hal itu terutama disebabkan kenaikan jasa nilai tambah.
Sementara itu, pendapatan MIDI meningkat sebesar 4,5% YoY didorong oleh kenaikan layanan IT yang diimbangi oleh penurunan pendapatan konektivitas tetap dan dan internet tetap.
Pada saat yang sama, Indosat membukukan total beban yang relatif stabil yaitu senilai Rp45,24 triliun dan beban lain-lain bersih sebesar Rp3,99 triliun. Beban terbesar ISAT ialah beban penyelenggaraan jasa yang nilainya mencapai Rp23,82 triliun.
Indosat menjelaskan beban penyelenggaraan jasa meningkat sebesar Rp1,08 triliun atau 4,8% YoY terutama disebabkan oleh kenaikan beban kemitraan, instalasi, pemeliharaan, biaya hak penggunaan radio frekuensi, utilitas dan interkoneksi yang diimbangi dengan penurunan sewa dan jasa, paket perdana dan voucher.
#indosat-laba-bersih #isat-laba-bersih #indosat-2025-laba #laba-bersih-2025 #indosat-ebitda #ebitda-margin-indosat #pendapatan-indosat #indosat-pendapatan-selular #indosat-midi-pendapatan #indosat-tele