Punya Dana Rp280,9 Miliar, Bukalapak (BUKA) Lanjutkan Buyback

Punya Dana Rp280,9 Miliar, Bukalapak (BUKA) Lanjutkan Buyback

Bukalapak (BUKA) akan melakukan buyback saham senilai Rp280,9 miliar untuk menjaga stabilitas pasar dan meningkatkan nilai pemegang saham, berlangsung hingga Mei 2026.

(Bisnis.Com) 06/02/26 15:00 128215

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) menyampaikan akan kembali melakukan pembelian kembali saham atau buyback. BUKA menganggarkan dana sebesar Rp280,9 miliar untuk melakukan buyback.

Manajemen BUKA dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan BUKA memiliki sisa dana untuk melakukan buyback sebesar Rp280,99 miliar dan belum melampaui batasan maksimum dalam pelaksanaan buyback.

“Jumlah nilai keseluruhan buyback diperkirakan sebesar-besarnya Rp280,99 miliar, yang merupakan sisa dari dana yang dialokasikan untuk buyback sebelumnya,” tutur manajemen BUKA, Jumat (6/2/2026).

Menurut manajemen, langkah buyback ini diambil untuk menjaga kestabilan antara fundamental perseroan dan fluktuasi kondisi pasar saat ini, serta tingkat kepercayaan para pemangku kepentingan dapat terus terjaga dalam mendukung usaha perseroan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam melakukan buyback ini, BUKA bertujuan untuk menunjukkan keyakinan terhadap nilai intrinsiknya, mengoptimalkan struktur modal, serta memperkuat kemampuannya dalam memberikan nilai pertumbuhan yang berkelanjutan ke pemegang saham.

Adapun pelaksanaan buyback ini diyakini manajemen tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan BUKA, karena BUKA pada saat ini memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melakukan Pembelian Kembali Saham.

Adapun buyback ini akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah keterbukaan informasi ini, terhitung tanggal 9 Februari 2026 hingga 8 Mei 2026.

Menurut manajemen, BUKA akan melakukan buyback secara bertahap atau sekaligus, baik melalui maupun di luar bursa efek. Dalam hal buyback dilakukan melalui bursa, maka BUKA akan menunjuk satu perantara perdagangan efek untuk melakukan buyback.

Manajemen juga menuturkan buyback tidak akan menyebabkan menurunnya pendapatan perseroan. Selain itu, buyback juga tidak akan memberikan dampak negatif yang material bagi kegiatan usaha dan pertumbuhan perseroan karena BUKA memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional, serta pembelian kembali saham.

Adapun sumber dana yang digunakan BUKA untuk buyback berasal dari optimalisasi kas internal perseroan, yang bukan merupakan dana hasil IPO, dan bukan dana yang berasal dari pinjaman atau utang dalam bentuk apapun.

Sebagai informasi, pada buyback sebelumnya, BUKA melakukan buyback saham dan menganggarkan dana Rp420,79 miliar. Buyback tersebut berlangsung sejak 24 Oktober 2025 sampai 23 Januari 2026.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#buyback-saham #bukalapak-buyback #buka-buyback #dana-buyback-bukalapak #buyback-saham-buka #buyback-bursa-efek-indonesia #buyback-rp280 #9-miliar #buyback-saham-2026 #buyback-saham-indonesia #buyback-s

https://market.bisnis.com/read/20260206/192/1950797/punya-dana-rp2809-miliar-bukalapak-buka-lanjutkan-buyback