Taksi Autonomous Waymo Raih Pendanaan Rp268 Triliun, Siap Ekspansi ke 20 Kota

Taksi Autonomous Waymo Raih Pendanaan Rp268 Triliun, Siap Ekspansi ke 20 Kota

Waymo raih pendanaan Rp268 triliun untuk ekspansi taksi autonomous ke 20 kota, termasuk London dan Tokyo, pada 2026. Valuasi naik jadi Rp2.113 triliun.

(Bisnis.Com) 03/02/26 23:51 124760

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan teknologi layanan robotaxi, Waymo, berhasil mengamankan pendanaan sebesar US$16 miliar atau sekitar Rp268 triliun guna memperluas operasional unit taksi tanpa pengemudi ke pasar internasional.

Putaran pendanaan yang dipimpin oleh Dragoneer Investment Group, DST Global, dan Sequoia Capital ini turut mendongkrak valuasi Waymo menjadi Rp2.113 triliun.

Induk usaha Waymo, Alphabet, turut berpartisipasi dalam putaran ini dan mempertahankan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas.

Pihak Waymo mengatakan dana segar tersebut akan dialokasikan untuk memacu pertumbuhan armada yang telah mengalami akselerasi signifikan dalam setahun terakhir.

Fokus utama ekspansi mencakup peluncuran layanan di lebih dari selusin kota baru secara internasional, termasuk London dan Tokyo, pada tahun ini.

“Kami tidak lagi sekadar membuktikan sebuah konsep. Kami sedang menskalakan realitas komersial, meletakkan dasar untuk operasi ride-hailing di lebih dari 20 kota tambahan pada 2026,” tulis manajemen Waymo dalam keterangan resmi dikutip, Senin (2/2/2026).

Selain investor utama, putaran pendanaan ini juga melibatkan partisipasi dari Andreessen Horowitz, Mubadala Capital, Silver Lake, dan Tiger Global. Sejumlah institusi keuangan besar lainnya seperti Fidelity Management & Research Company, Temasek, dan T. Rowe Price turut serta dalam daftar investor, dilansir dari TechCrunch.

Co-founder DST Global Saurabh Gupta menilai Waymo telah berhasil mentransformasi teknologi pengemudian tanpa pengemudi dari imajinasi fiksi ilmiah menjadi kenyataan yang nyata.

“Seiring dengan skalanya pada 2026 dan seterusnya, Waymo akan meningkatkan produktivitas dan aksesibilitas bagi jutaan orang sekaligus meningkatkan keselamatan jalan di seluruh dunia,” kata Saurabh.

Secara operasional, ekspansi Waymo telah berdampak langsung pada naiknya volume layanan. Perusahaan mencatat layanan 400.000 perjalanan setiap pekan di enam wilayah metropolitan utama Amerika Serikat.

Data internal perusahaan menunjukkan volume tahunan Waymo meningkat lebih dari tiga kali lipat pada 2025, mencapai 15 juta perjalanan. Hingga saat ini, total perjalanan seumur hidup yang telah dilayani perusahaan telah melampaui angka 20 juta.

Untuk pasar domestik Amerika Serikat, Waymo terus memperkuat posisinya melalui kemitraan strategis dengan Uber di Austin dan Atlanta pada 2025. Perusahaan juga baru saja memulai ekspansi ke Miami serta mengamankan layanan perjalanan menuju Bandara Internasional San Francisco.

Kendati mencatatkan pertumbuhan pesat, ekspansi Waymo menghadapi tantangan berupa pengawasan ketat dari regulator keselamatan transportasi.

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dan National Transportation Safety Board (NTSB) tengah menyelidiki perilaku armada robotaxi di zona sekolah. Penyelidikan terbaru dibuka oleh NHTSA pekan lalu setelah sebuah unit robotaxi Waymo menabrak seorang anak di dekat sekolah dengan kecepatan sekitar 9,6 km/jam.

#taksi-autonomous #pendanaan-startup #ekspansi-internasional #waymo-robotaxi #teknologi-pengemudi #investasi-waymo #layanan-ride-hailing #pasar-internasional #ekspansi-waymo #valuasi-waymo #investor-te

https://teknologi.bisnis.com/read/20260203/84/1949867/taksi-autonomous-waymo-raih-pendanaan-rp268-triliun-siap-ekspansi-ke-20-kota