IHSG Dibuka Turun ke 7.886 Terseret Koreksi TPIA, BBCA hingga BMRI
IHSG hari ini dibuka turun 0,46% ke 7.886,38 akibat koreksi saham TPIA, BBCA, dan BMRI.
(Bisnis.Com) 03/02/26 09:15 123597
Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke 7.886,38 pada Selasa (3/2/2026). Koreksi ini seturut penurunan sejumlah saham big caps, seperti TPIA, BBCA, hingga BMRI.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,46% atau 36,34 poin ke level 7.886,38 hingga pukul 09.02 WIB. Hari ini, IHSG bergerak pada level terendah 7.872,57 dan sempat ke posisi tertingginya di 7.919,67.
Tercatat, sebanyak 308 saham menguat, lalu 215 saham terkoreksi, dan 152 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp14.194,04 triliun.
Saham dengan kapitalisasi pasar jumbo yang masih menguat antara lain PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar 2,79% ke Rp6.450 dan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) tumbuh 2,32% ke Rp6.625 per saham.
Sementara itu, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) meningkat 0,63% menuju level Rp7.975 per saham dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sempat mencatat penguatan sebesar 0,57% pada hari ini.
Sebaliknya saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah sebesar 3,81% menjadi Rp5.675 per saham, sementara PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) terkoreksi sebesar 1,96% menuju level Rp85.000 per saham.
Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turut melemah 0,99% menjadi Rp7.525, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turun 0,90% ke Rp8.250, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) terkoreksi 0,42% ke Rp4.780.
Lebih lanjut, saham top gainers hari ini meliputi saham PT Trimitra Prawara Goldland Tbk. (ATAP) yang melesat 16,67% ke Rp945 dan saham PT Ever Shine Tex Tbk. (ESTI) terapresiasi 16,57% ke Rp204 per saham.
Di sisi lain, saham top losers dihuni oleh saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) yang turun 14,97% menjadi Rp142 dan saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) terkoreksi 14,69% ke Rp900 per saham.
Ajaib Sekuritas memproyeksikan IHSG diprediksi berpeluang bergerak di zona hijau pada perdagangan hari ini, Selasa (3/2/2026). Setelah mengalami koreksi tajam di awal pekan, indeks diperkirakan akan merespons positif sentimen dari bursa global serta aliran modal asing yang mulai masuk ke pasar ekuitas.
Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, memproyeksikan bahwa indeks komposit hari ini akan bergerak positif dalam rentang level 7.900 hingga 8.100. Sebagai catatan, pada perdagangan Senin (2/2/2026), IHSG ditutup merosot signifikan sebesar 4,88% atau 406 poin ke level 8.922.
Meski indeks terkoreksi dalam pada awal pekan, Ratih mencatat adanya optimisme dari sisi aliran modal. Investor asing mulai melakukan aksi beli bersih (net buy) di pasar ekuitas domestik senilai Rp654 miliar pada Senin kemarin.
“Saham-saham komoditas metal mining hingga konglomerasi sempat dilanda aksi profit takingselaras dengan koreksi harga emas, perak, dan nikel dunia,” ujar Ratih dalam riset harian Ajaib Sekuritas, Selasa (3/2/2026).
Selain fluktuasi komoditas, pasar juga mencermati katalis negatif terkait implementasi transparansi free float minimal di atas 1% dalam pertemuan antara MSCI dan regulator pada Senin sore.
Isu tersebut memberikan tekanan tambahan bagi saham-saham grup konglomerasi besar. Secara akumulasi sejak awal tahun, performa IHSG tercatat menjadi yang terlemah di kawasan ASEAN dengan koreksi mencapai 8,38%.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#ihsg-turun #koreksi-saham #saham-tpia #saham-bbca #saham-bmri #saham-asii #saham-ammn #saham-pani #saham-tlkm #saham-dssa #saham-bren #saham-atap #saham-esti #saham-bipi #saham-buva