Penjelasan Airlangga Soal Kesepakatan Dagang RI-AS Meleset dari Target

Penjelasan Airlangga Soal Kesepakatan Dagang RI-AS Meleset dari Target

Kesepakatan dagang RI-AS tertunda karena dinamika agenda internasional. Negosiasi selesai, tinggal penyempurnaan dokumen hukum sebelum penandatanganan.

(Bisnis.Com) 03/02/26 07:25 123442

Bisnis.com, BOGOR — Proses kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) meleset dari target pemerintah. Pasalnya, sampai dengan saat ini, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump belum menandatangani klausul kesepakatan antara kedua negara yang semula ditarget rampung Januari 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa hingga kini belum ada tanggal pasti yang disepakati antara kedua negara untuk penandatanganan tersebut. “Belum, belum ada,” katanya Airlangga, Senin (3/2/2026).

Airlangga juga menjelaskan alasan mundurnya jadwal pertemuan yang semula direncanakan berlangsung pada akhir Januari 2026 dan bergeser ke pertengahan Februari 2026 dipengaruhi oleh dinamika agenda internasional yang berkembang.

“Ya karena ini kan kemarin dinamika, kemarin ada penandatanganan Board of Peace dan sebagainya. Ini kan menggeser berbagai kegiatan,” ujarnya.

Meski terjadi pergeseran agenda, Airlangga menegaskan Presiden Prabowo tetap aktif dalam berbagai forum dan komitmen internasional strategis, termasuk penandatanganan Board of Peace yang menjadi perhatian global.

“Tetapi kan kita lihat saja Board of Peace Pak Presiden juga tanda tangan,” jelasnya.

Negosiasi Sudah Selesai

Di sisi lain, Airlangga juga menuturkan bahwa proses negosiasi antara Indonesia dan Amerika Serikat pada prinsipnya telah selesai. Saat ini, kedua negara hanya menyisakan tahap akhir berupa penyempurnaan dokumen hukum sebelum dilakukan penandatanganan resmi.

“Negosiasi dengan Amerika seluruh pembicaraan sebetulnya sudah selesai. Tinggal fine tuning di legal drafting. Dan berikutnya tinggal menunggu jadwal yang akan ditentukan, jadwal bersama antara Bapak Presiden [Prabowo] dan Presiden Trump,” ujar Airlangga.

Meski proses pembicaraan telah rampung, Airlangga belum dapat membeberkan hasil konkret dari kesepakatan tersebut. Dia menegaskan masih terdapat kesepakatan kerahasiaan atau non-disclosure agreement (NDA) yang mengikat kedua belah pihak.

“Dapatnya? Belum. Nanti, belum. Kita masih ada Non-Disclosure Agreement. Baru di-disclose sesudah ditandatangani,” jelasnya.

#kesepakatan-dagang #indonesia-amerika-serikat #prabowo-subianto #donald-trump #airlangga-hartarto #target-pemerintah #penandatanganan-kesepakatan #dinamika-agenda-internasional #board-of-peace #negosi

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260203/9/1949534/penjelasan-airlangga-soal-kesepakatan-dagang-ri-as-meleset-dari-target