Danantara Masuk Pasar Jadi Sinyal Positif, Cek Rekomendasi Saham Pilarmas Sekuritas
IHSG berpotensi menguat dengan dukungan stabilitas ekonomi domestik dan reformasi pasar modal. Danantara masuk pasar jadi sinyal positif, investor tetap waspada.
(Bisnis.Com) 02/02/26 09:14 122164
Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Senin (2/2/2026) berpotensi menguat setelah dinamika dan tekanan dari penyedia indeks global MSCI menjadi pemicu utama percepatan reformasi pasar modal.
Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan berbagai peristiwa yang terjadi mulai dari mundurnya sejumlah pejabat hingga wacana demutualisasi Bursa Efek Indonesia menjadi bagian dari dinamika besar yang sedang membentuk ulang arah pasar modal Indonesia.
Situasi ini dinilai bukan semata sebagai krisis, melainkan momentum untuk menyelesaikan persoalan lama yang selama ini membebani kredibilitas pasar. Namun, pasar menunggu lebih dari sekadar janji. Investor membutuhkan langkah yang jelas, konsisten, dan bisa diukur, dengan target realisasi hingga Mei 2026.
"Secara teknikal, IHSG masih memiliki peluang menguat dengan area support 8.170 dan resistance di 8.560," tulisnya dalam riset, Senin (2/2/2026).
Meski demikian, arah selanjutnya sangat bergantung pada kejelasan reformasi, arus dana investor, dan perkembangan ekonomi global.
Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan di tengah volatilitas yang masih tinggi, stabilitas ekonomi domestik tetap menjadi penopang utama IHSG. Meski demikian, pelaku pasar dan investor masih bersikap hati-hati.
Banyak yang memilih menunggu kejelasan implementasi kebijakan sebelum kembali masuk secara agresif.
Salah satu langkah penting adalah rencana pembukaan data kepemilikan saham hingga level 1%, dari sebelumnya hanya di atas 5%. Kebijakan ini dinilai positif karena meningkatkan transparansi dan membantu investor menilai struktur kepemilikan emiten dengan lebih akurat.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya meyakinkan MSCI bahwa Indonesia serius memperbaiki tata kelola pasar modal.
Meski arah kebijakan dinilai tepat, pasar masih mencermati konsistensi pelaksanaannya. Perubahan aturan yang cepat justru membuat sebagian investor memilih bersikap wait and see, sambil menunggu dampak nyata terhadap kepercayaan pasar.
Dari sisi sentimen domestik, rencana masuknya Danantara secara bertahap ke pasar saham diharapkan menjadi sinyal positif. Dalam beberapa bulan ke depan, Danantara juga akan menggandeng manajer investasi untuk bertransaksi pada saham-saham berfundamental kuat dan likuid, yang berpotensi menopang pergerakan IHSG.
Dari global, perhatian pasar tertuju pada inflasi AS, pertumbuhan ekonomi Eropa yang relatif stabil, serta perlambatan ekonomi China yang kembali terlihat dari turunnya data PMI. Faktor-faktor eksternal ini akan tetap memengaruhi sentimen pasar ke depan.
Pilarmas Sekuritas mencermati sejumlah saham seperti PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) yang menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$353 juta.
Selain itu juga saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) seiring dengan target pertumbuhan gerai baru Alfamart di Tanah Air mencapai 800 unit pada 2026.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#ihsg #pasar-modal #pilarmas-sekuritas #reformasi-pasar #saham-indonesia #msci #danantara #ekonomi-global #inflasi-as #ekonomi-eropa #ekonomi-china #saham-pgas #saham-amrt #investasi-saham #transparans