Manuver Anyar Samuel Sekuritas di Sentul City, Lepas 978 Juta Saham BKSL
Samuel Sekuritas Indonesia menjual 978 juta saham Sentul City (BKSL) senilai Rp146,76 miliar, mengurangi kepemilikan dari 5,17% menjadi 4,58%.
(Bisnis.Com) 29/01/26 16:05 118620
Bisnis.com, JAKARTA — Samuel Sekuritas Indonesia kembali bermanuver di saham PT Sentul CityTbk. (BKSL) dengan melepas ratusan juta unit dengan nilai transaksi mencapai Rp146,76 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Samuel Sekuritas Indonesia dilaporkan melepas sebanyak 978,38 juta saham BKSL pada hari ini, Kamis (29/1/2026) melalui skemarepurchase agreement. Alhasil, transaksi saham tersebut berdampak pada penurunan porsi kepemilikannya di saham emiten properti tersebut dari 5,17% menjadi 4,58%.
Berdasarkan Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari ini, transaksi penjualan saham BKSL tersebut dilakukan pada harga Rp150 per saham dengan jumlah saham yang dilepas mencapai 978.382.100 unit.Dengan demikian, nilai transaksi saham tersebut mencapai Rp146,76 miliar.
Sebelum transaksi, Samuel Sekuritas Indonesia tercatat menggenggam 8,66 miliar saham BKSL. Sementara setelah transaksi, jumlah kepemilikan menyusut menjadi 7,65 miliar saham. Penjualan dilakukan dengan status kepemilikan langsung dan diklasifikasikan sebagai saham biasa.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa transaksi dilakukan dengan tujuanrepurchase agreement, serta tidak mengubah status Samuel Sekuritas Indonesia sebagai bukan pengendali di emiten properti tersebut.
Dalam catatanBisnis, Samuel Sekuritas Indonesia juga aktif bertransaksi di sahamSentul City, tepatnya pada 16—18 Desember 2025.
Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Kamis (18/12/2025) menunjukkan Samuel Sekuritas Indonesia menggenggam sebanyak 8,84 miliar lembar (8.846.301.754) atau setara dengan 5,27% hak suara.
Hal itu terjadi setelah Samuel Sekuritas tercatat menambah sebanyak 2,16 miliar lembar saham BKSL pada 16 Desember 2025 dengan nilai transaksi sekitar Rp307,14 miliar.
Kemudian, sehari setelahnya atau pada 17 Desember 2025 Samuel Sekuritas melepas sebanyak 541,41 juta lembar saham BKSL, sehingga kepemilikannya di perusahaan yang mengembangkan kota mandiri seluas 3.100 hektare Sentul City di Kabupaten Bogor tergerus menjadi 8,27 miliar lembar atau 4,94%.
Namun, pada 18 Desember 2025, jumlah saham BKSL yang dikempit Samuel Sekuritas bertambah signifikan menjadi 8,84 miliar lembar atau 5,27%. Artinya, Samuel Sekuritas tercatat memborong sebanyak 569,45 juta lembar saham BKSL dalam satu kali transaksi dengan harga Rp133 per saham sehingga total nilai transaksi sekitar Rp75,73 miliar.
Adapun, berbagai transaksi yang dilakukan Samuel Sekuritas di saham BKSL kala itu juga dengan tujuanrepurchase agreement, yakni suatu perjanjian pinjaman dana dengan agunan saham atau surat utang.
#samuel-sekuritas #sentul-city #saham-bksl #transaksi-saham #repurchase-agreement #saham-properti #otoritas-jasa-keuangan #nilai-transaksi #kepemilikan-saham #saham-biasa #kustodian-sentral-efek-indone