Badai Musim Dingin Meluas di Amerika, Salju Tebal dan Listrik Padam

Badai Musim Dingin Meluas di Amerika, Salju Tebal dan Listrik Padam

Badai musim dingin besar melanda AS, memengaruhi 220 juta orang di 34 negara bagian dengan salju tebal, hujan es, dan suhu ekstrem, menyebabkan listrik padam.

(Bisnis.Com) 26/01/26 09:46 113985

Bisnis.com, JAKARTA — Badai musim dingin berskala besar melanda sebagian besar wilayah Amerika Serikat, membawa kombinasi salju tebal, hujan es, dan suhu ekstrem. Cuaca buruk ini memicu pemadaman listrik massal, kerusakan lingkungan, serta melumpuhkan mobilitas dari kawasan Selatan hingga Timur Laut AS.

Dilansir dari The Weather Channel, Senin (26/1/2026), badai yang dinamai Winter Storm Fern ini berdampak pada sedikitnya 34 negara bagian dan memengaruhi sekitar 220 juta penduduk, mulai dari wilayah Plains, Selatan, Midwest, hingga New England.

Hingga Minggu (25/1/2026) malam, lebih dari 900.000 warga mengalami aliran listrik yang terputus, terutama di kawasan Selatan yang tidak terbiasa menghadapi cuaca musim dingin ekstrem. Sejumlah pohon tumbang, jalan kampus tertutup, dan pemadaman listrik parsial turut dilaporkan.

Selain salju lebat, hujan es menjadi tantangan besar bagi perusahaan listrik. Lapisan es tipis saja dapat memberikan beban tambahan yang sangat berat pada jaringan listrik dan pepohonan, sehingga meningkatkan risiko pemadaman.

“Bahkan lapisan es yang tipis bisa menambah beban hingga ratusan kilogram, membuat kabel dan pohon melengkung,” jelas Perusahaan Listrik, Georgia Power dikutip dari The Washington Post.

Kondisi ini dinilai semakin berisiko di wilayah Selatan AS yang tidak memiliki standar pembersihan pohon seketat negara bagian di Utara.

Salju setebal lebih dari 30 sentimeter tercatat di sejumlah negara bagian seperti New York, Pennsylvania, Ohio, dan New Jersey. Sementara itu, hujan es dengan ketebalan lebih dari setengah inci dilaporkan di Alabama, Georgia, Louisiana, Mississippi, hingga Texas, yang memperparah risiko kerusakan infrastruktur dan jaringan listrik.

Selain ancaman salju dan es, cuaca ekstrem ini juga disertai fenomena atmosfer lain yang berbahaya. Badai tersebut memicu peringatan tornado di beberapa wilayah Florida Panhandle, sehingga menambah kompleksitas risiko cuaca yang harus dihadapi otoritas setempat.

Dampak badai diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat. Gelombang udara Arktik diproyeksikan menjaga suhu siang hari tetap berada di bawah titik beku hingga pertengahan pekan.

Kondisi ini berpotensi memperpanjang pemadaman listrik serta meningkatkan risiko jalanan kembali membeku pada malam hari, meski badai utama telah berlalu.

#badai-musim-dingin #salju-tebal #listrik-padam #cuaca-ekstrem #winter-storm-fern #pemadaman-listrik #hujan-es #suhu-ekstrem #wilayah-amerika-serikat #dampak-badai #salju-lebat #jaringan-listrik #risik

https://kabar24.bisnis.com/read/20260126/19/1947118/badai-musim-dingin-meluas-di-amerika-salju-tebal-dan-listrik-padam