Kredit Mikro Bank Mandiri ke Debitur Perempuan Tembus Rp53,7 Triliun

Kredit Mikro Bank Mandiri ke Debitur Perempuan Tembus Rp53,7 Triliun

Bank Mandiri salurkan kredit mikro Rp53,7 triliun ke 654 ribu debitur perempuan hingga kuartal II/2025, naik 13,5% YoY, dukung ekonomi lokal.

(Bisnis.Com) 21/10/25 17:24 11232

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) mencatat total kredit mikro yang disalurkan kepada debitur perempuan mencapai Rp53,7 triliun hingga kuartal II/2025, meningkat 13,5% secara tahunan (year-on-year).

Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, mengatakan pembiayaan tersebut terserap oleh lebih dari 654 ribu perempuan pelaku usaha di berbagai daerah, setara 53% dari total portofolio pembiayaan mikro perseroan.

Dari total tersebut, sekitar Rp39,4 triliun disalurkan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Rp14,3 triliun melalui Kredit Usaha Mikro (KUM).

Menurut Bayu, kinerja tersebut mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas akses layanan keuangan formal bagi kelompok produktif, terutama perempuan yang berperan besar dalam perekonomian lokal.

“Melalui akses pembiayaan yang lebih luas, kami ingin memastikan mereka memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan mandiri secara ekonomi,” ujar Bayu dalam keterangan resminya, Selasa (21/10/2025).

Adapun, Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp24,5 triliun pada semester I/2025, turun 7,7% dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp26,5 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2025, pendapatan bunga dan syariah perseroan tercatat Rp81,58 triliun, naik 12,95% dari Rp72,22 triliun pada semester I/2024. Sementara itu, beban bunga dan syariah ikut meningkat menjadi Rp29,19 triliun atau tumbuh 26,17% dibandingkan Rp23,14 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Penyaluran kredit Bank Mandiri hingga akhir Juni 2025 tercatat sebesar Rp1.655,99 triliun, tumbuh 11,33%, dibandingkan Rp1.487,44 triliun pada Juni 2024.

Sementara itu, cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) terhadap kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah menyusut 0,89% menjadi Rp51,30 triliun dari Rp51,75 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dana pihak ketiga (DPK) perseroan tumbuh 10,75% menjadi Rp1.828,48 triliun dari Rp1.651,02 triliun pada Juni 2024. Porsi dana murah atau CASA juga meningkat 11,31% menjadi Rp1.156,31 triliun, dibandingkan Rp1.038,95 triliun pada periode sama tahun lalu.

Adapun, total aset Bank Mandiri per akhir Juni 2025 mencapai Rp2.514,68 triliun, naik 11,38% dibandingkan Rp2.257,80 triliun pada Juni 2024.

#kredit-mikro #bank-mandiri #debitur-perempuan #kredit-usaha-rakyat #kredit-usaha-mikro #pembiayaan-perempuan #akses-keuangan #pelaku-usaha-perempuan #perekonomian-lokal #laba-bersih-bank-mandiri #pend

https://finansial.bisnis.com/read/20251021/90/1922227/kredit-mikro-bank-mandiri-ke-debitur-perempuan-tembus-rp537-triliun