Sah! RI Gabung dengan Dewan Perdamaian Internasional Buatan Trump

Sah! RI Gabung dengan Dewan Perdamaian Internasional Buatan Trump

Indonesia resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian Internasional yang diluncurkan oleh Donald Trump di WEF 2026, Davos, untuk mendukung perdamaian di Gaza.

(Bisnis.Com) 22/01/26 18:35 111166

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memastikan Indonesia bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Internasional yang diluncurkan Presiden Amerika SerikatDonald Trump dalam pertemuan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Orang nomor satu di Indonesia itu pun terlihat melakukan penandatanganan dokumen atau piagam setelah Trump menyelesaikan pidatonya dan bersama para pemimpin dari negara-negara anggota Dewan Perdamaian pun menandatangani dokumen.

Keikutsertaan Indonesia dimaksudkan untuk memastikan proses perdamaian, khususnya di Gaza, tetap mengarah pada solusi dua negara (two-state solution) dan tidak bergeser menjadi pengaturan permanen yang mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.

Dalam partisipasinya di Dewan Perdamaian tersebut, Indonesia menegaskan akan menggunakan posisinya untuk menyuarakan sikap prinsipil terkait penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil, jaminan akses kemanusiaan, serta pemulihan tata kelola sipil Palestina yang sah dan legitimate.

Board of Peace diluncurkan Presiden Donald Trump di sela agenda WEF 2026 yang dihadiri presiden, perdana menteri, serta diplomat tinggi dari lebih dari selusin negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

Peluncuran inisiatif ini berlangsung di tengah meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, menyusul keputusan Trump membatalkan ancaman tarif terhadap delapan negara Eropa terkait polemik Greenland.

Dalam sambutan pembukaannya, Trump menyatakan pembentukan Board of Peace melibatkan banyak negara dan terbuka untuk bekerja sama dengan organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kami akan bekerja dengan banyak pihak, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Trump, meski selama ini dikenal kritis terhadap PBB dan sempat menarik AS dari sejumlah organisasi internasional.

Trump menjelaskan bahwa Board of Peace awalnya difokuskan untuk mendukung proses perdamaian di Gaza, namun kini diperluas untuk memediasi konflik internasional lainnya. Dia menyebut badan ini dapat berperan sebagai penengah global yang melengkapi peran lembaga internasional yang sudah ada.

Kendati demikian, berdasarkan jadwal resmi WEF, keterwakilan peserta Dewan Perdamaian masih didominasi negara-negara dari Timur Tengah dan Amerika Selatan, sementara kehadiran sekutu utama Amerika Serikat dari Eropa relatif terbatas.

Sejumlah pemimpin negara yang hadir antara lain Presiden Argentina Javier Milei, Presiden Indonesia Prabowo Subianto, Presiden Paraguay Santiago Peña, Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, serta Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. Delegasi dari Arab Saudi, Bahrain, Turki, dan Maroko juga turut hadir.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan Utusan Khusus AS Steve Witkoff mendampingi Trump dalam forum tersebut.

World Economic Forum 2026 di Davos menjadi ajang pertemuan para pemimpin dunia, pelaku bisnis, dan tokoh global untuk membahas dinamika geopolitik, keamanan internasional, serta arah tatanan dunia di tengah meningkatnya ketegangan global.

#prabowo-subianto #dewan-perdamaian-internasional #board-of-peace #indonesia-gabung-dewan-perdamaian #prabowo-teken-piagam #solusi-dua-negara #perdamaian-gaza #hak-rakyat-palestina #penghentian-kekeras

https://kabar24.bisnis.com/read/20260122/15/1946435/sah-ri-gabung-dengan-dewan-perdamaian-internasional-buatan-trump