Tol Akses Bandara Soetta Langganan Banjir, Wamen PU Ungkap Biang Keroknya
Tol Akses Bandara Soetta sering banjir karena drainase buruk dan kawasan sekitar tak mampu menampung air. Solusi komprehensif sedang dikaji oleh Kementerian PU.
(Bisnis.Com) 20/01/26 20:25 108837
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkap penyebab utama banjir yang kerap terjadi di jalan tol akses Bandara Internasional Soekarno-Hatta atau Tol Sedyatmo beberapa waktu belakangan.
Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti mengungkapkan bahwa banjir itu terjadi bukan lagi sekadar karena adanya masalah pada sistem drainase jalan tol, melainkan kondisi kawasan sekitar yang sudah tidak mampu menampung luapan air.
"Kalau kita buang dari jalan tol, kita buang ke saluran, tapi ternyata salurannya juga sudah meluap, kan airnya balik lagi nanti. Ini bukan hanya di jalan tolnya, tetapi ada kaitannya dengan kawasan. Setelah kita pompa dari jalan tol, ternyata kawasannya juga banjir sehingga meluap lagi," ujar Diana saat ditemui di Kompleks Parlemen RI, Selasa (20/1/2026).
Sejalan dengan hal itu, Diana mengaku kini pihaknya tengah menggodok kajian komprehensif yang melibatkan Direktorat Jenderal Bina Marga, Ditjen Sumber Daya Air (SDA), hingga Pemerintah Provinsi Banten dan DKI Jakarta.
Fokus utamanya adalah membedah persoalan teknis di Kali Dadap dan area pesisir yang menjadi muara akhir pembuangan air dari kawasan bandara.
Diana mengisyaratkan bahwa arah keluarnya air menuju laut terhambat oleh kondisi lingkungan yang memprihatinkan, termasuk keberadaan permukiman ilegal di sempadan sungai.
Dia turut memperingatkan bahwa selama area pinggiran sungai masih dipenuhi hunian yang menghambat aliran, maka risiko banjir akan terus membayangi infrastruktur strategis nasional tersebut.
"Hasil kajiannya seperti apa baru kita lakukan di tahun 2026. Dan tolong jangan ada permukiman-permukiman yang di pinggir-pinggiran sungai sehingga air itu juga tidak terhambat dengan adanya permukiman itu yang di sepadan sungai itu yang harus kita tertibkan," imbuhnya.
Untuk diketahui, Tol Sedyatmo sempat mengalami banjir pada beberapa waktu lalu. Kejadian tersebut mendorong pengelola tol yakni Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), mengoperasikan total 9 unit pompa guna mereduksi debit air di titik-titik terdampak.
#tol-bandara-soetta #tol-bandara-banjir #banjir-tol-sedyatmo #penyebab-tol-banjir #sistem-drainase-tol #penyebab-tol-bandara-banjir #tol-bandara-soetta-banjir #tol-sedyatmo-banjir