Harga Perak Diproyeksi Masih Ciamik, Mengekor Emas
Harga silver diproyeksikan tetap menarik meski fluktuatif. Konflik Iran-AS dan kerja sama minyak AS-Venezuela mempengaruhi harga. Silver Antam naik Rp2.800/gram.
(Bisnis.Com) 15/01/26 16:17 104587
Bisnsis.com, JAKARTA — Pergerakan logam mulia, khususnya silver atau perak dinilai masih akan positif ke depannya meski sempat bergerak fluktuatif pada Kamis (15/1/2026).
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan harga silver pada grafik M15 sempat turun signifikan, bergerak dari sekitar level 86,124, sebelum kemudian kembali pulih pada kisaran 89,59.
Dia menjelaskan pemicu pergerakan tersebut dipengaruhi oleh kabar bahwa konflik antara Iran dan Amerika Serikat tidak akan segera meluas ke penggunaan militer sehingga sentimen pasar sempat berubah.
Selain itu, adanya kerja sama antara Amerika Serikat dan Venezuela dalam pengembalian minyak juga menjadi faktor pendorong penurunan awal harga logam mulia tersebut. Dia menegaskan bahwa fluktuasi harga adalah hal yang biasa, terutama dalam kondisi pasar seperti saat ini.
“Harga silver tidak akan jatuh secara drastis dalam kondisi fundamental seperti ini,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Lazimnya, kata Ibrahim, emas sebagai aset induk logam mulia biasanya juga bergerak paralel dengan perak yang kemudian juga terlihat rebound bersamaan
Namun demikian pullback atau pembelian balik (buying on dips) oleh pelaku pasar besar terjadi saat harga turun sehingga pergerakan harga kemudian kembali naik.
Dia juga mencatat bahwa data ekonomi AS yang kuat memicu aksi profit taking, atau penjualan untuk merealisasikan keuntungan. Aksi itu disebut turut memperbesar volatilitas harga logam mulia.
Adapun dari dalam negeri, harga perak murni produksi Antam menunjukkan tren kenaikan. Pada Kamis (15/1/2026) pagi ini, harga perak Antam naik Rp2.800 menjadi Rp57.700 per gram.
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia kenaikan ini melanjutkan momentum positif sejak awal pekan. Sehari sebelumnya, Rabu (14/1/2026), harga perak Antam berada di Rp2.544 ke level Rp54.900 per gram, setelah sebelumnya naik Rp1.200 pada Selasa (13/1/2026) ke posisi Rp52.356 per gram.
#silver #logam-mulia #harga-silver #pergerakan-silver #harga-perak #perak-antam #pasar-silver #fluktuasi-harga #rebound-silver #buying-on-dips #profit-taking #volatilitas-perak #harga-perak-murni #tren
https://market.bisnis.com/read/20260115/94/1944527/harga-perak-diproyeksi-masih-ciamik-mengekor-emas